Berita Surabaya

Gara-gara Sepatu Roda, Kepala Mey Kurniawati Benjol

“Awalnya memang cuma antar teman bermain sepatu roda. Ketika melihat yang dia lakukan kok kayaknya asyik, seru, dan menyenangkan,” katanya. kepada Sur

Gara-gara Sepatu Roda, Kepala Mey Kurniawati  Benjol
surya/Achmad Pramudito
Mey Kurniawati 

SURYA.co.id | SURABAYA - Bermula dari penasaran, Mey Kurniawati kini jadi pehobi berat olahraga sepatu roda.

Setidaknya seminggu tiga kali mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jurusan Akuntansi ini berlatih bersama teman-temannya yang tergabung di Surabaya Inline Skaters Community.

“Awalnya memang cuma antar teman bermain sepatu roda. Ketika melihat yang dia lakukan kok kayaknya asyik, seru, dan menyenangkan,” katanya. kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Dan setelah ikutan mencoba, Mey malah jadi keranjingan. Lulusan SMK Mahardhika Surabaya ni pun nekad membeli sepatu roda sendiri.

“Waktu itu cari yang murah, buatan Tiongkok, harganya sekitar Rp 250.000,” ungkap Mey.

Poduk yang dia beli itu diakui Mey cukup lumayan untuk mendukung antusiasmenya bersepatu roda.

“Ya, lumayan kalau sekadar untuk fitness dan jalan-jalan biasa,” celetuknya.

Namun, untuk aktivitas yang lebih ‘ekstrim’ dengan kombinasi gerakan tarian, menurut Mey, sepatu tersebut kurang nyaman lagi dipakai. Karena itu, setelah tabungannya cukup maka Mey membeli produk buatan Eropa yang harganya sekitar Rp 2,7 juta.

“Yang saya pakai sekarang enak. Kenyamanannya memang beda dengan yang saya punya sebelumnya,” beber Mey yang di sore hari ‘nyambi’ kerja di bagian admistrasi perusahaan Operator Printing.

Mey tak menepis anggota perempuan di komunitas pehobi sepatu roda ini masih sangat minim.

Halaman
12
Penulis: Achmad Pramudito
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved