Pelabuhan Tanjung Perak

Polisi Sita Rp 15 Miliar dari 17 Rekening terkait Pungli Pejabat Pelindo III

Total ada Rp 15 miliar yang sudah disita Bareskrim Mabes Polri dari 17 rekening bank. Dan tidak menutup kemungkinan angka ini akan lebih lagi.

Polisi Sita Rp 15 Miliar dari 17 Rekening terkait Pungli Pejabat Pelindo III
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
BUKTI PUNGLI - Polisi menata sejumlah barang bukti saat gelar kasus pungutan liar di Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Rabu (2/11/2016). Satgas Dwelling Time Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya bersama Tim Saber Pungli Mabes Polri serta Polda Jatim menangkap Rahmat Satria selaku Direktur Operasi dan Pengembangan Bisnis PT Pelindo III atas dugaan terlibat dalam pungutan liar. Tim menyita barang bukti antara lain dokumen, flashdisk, komputer dan uang tunai Rp 9.362.000. 

SURYA.co.id l SURABAYA - Tim Gabungan Sapu Bersih (Saber) Pungli Bareskrim Mabes Polri dan Polda Jatim serta Tim Satgas Dwelling Time Polres Pelabuhan Tanjung Perak melanjutkan hasil operasi tangkap tangan terhadap pejabat PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III. 

Seperti diketahui, pejabat tersebut adalah Rahmat Satria, Direktur Operasi dan Pengembangan Bisnis PT Pelindo dan Augusto Hutapea, Direktur Utama PT Akara Multi Karya.

Keduanya terlibat pungutan liar (pungli) di Pelabuhan Tanjung Perak.

"Setelah dilakukan pengkajian dan alat bukti dinyatakan kuat, tidak menutup kemungkinan masih ada tersangka lainnya dalam kasus dugaan pungli dan akan bertambah lagi," ujar Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Takdir Mattanete saat ditemui SURYA.co.id di markasnya, Kamis (3/11/2016).

Takdir menambahkan, saat ini dari kedua tersangka dugaan kasus pungli di Pelabuhan Tanjung Perak, barang bukti yang dikumpulkan sudah mencapai angka belasan miliar.

"Total ada Rp 15 miliar yang sudah disita Bareskrim Mabes Polri dari 17 rekening bank. Dan tidak menutup kemungkinan angka ini akan lebih lagi," pungkasnya.

Penulis: Rizki Mahardi
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved