Berita Surabaya

Anita Ambil Pendant karena Pernah Rasakan Sakitnya saat Terkena Kanker

“Harga tiap pendant dibuka mulai Rp 30 juta,” kata Elisabeth Meliana yang juga pendiri Cancer Awarness Community.

Anita Ambil Pendant karena Pernah Rasakan Sakitnya saat Terkena Kanker
surya/ahmad pramudito
Anita Prasetyo (tengah) menerima pendant dari Elisabeth Meliana (dua dari kiri) disaksikan Indah Kurnia (gaun putih) di acara konser amal di Grand City Convex, Rabu (2/11/2016). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Tak hanya penggalian dana lewat tiket pertunjukan konser Magical Music Night 2.

Upaya mewujudkan rumah singgah bagi penderita kanker juga dilakukan dengan lelang pendant Cancer Awarness Community selaku penyelenggara menyiapkan pendant berlapis emas putih dan berlian yang dibuat langsung di Hongkong.

Sebanyak masing-masing 10 pendant itu bergambar para tokoh dunia seperti Madame Theresa, Nelson Mandela, dan Mahatma Gandhi, sehingga total ada 30 pendant.

“Harga tiap pendant dibuka mulai Rp 30 juta,” kata Elisabeth Meliana yang juga pendiri Cancer Awarness Community.

Lelang pendant yang juga dilaksanakan di Grand City Convex Surabaya, Rabu (2/11/2016) malam langsung direspons penonton. Ada dua wanita yang maju dan siap mengoleksi perhiasan langka tersebut.

Dewi dan Anita Prasetyo tanpa ragu mengambil pendant yang harga dasarnya dipatok Rp 30 juta itu.
“Saya bisa merasakan penderitaan mereka, karena saya juga survival kanker,” cetus Anita usai menerima pendant dari Elisabeth Meliana.

Konser amal yang berlangsung selama 90 menit itu berlangsung meriah. Di sesi kedua pertunjukan, tampil Once Mekel, mantan vokalis grup band Dewa 19.

Dalam pertunjukan malam itu, Once membawakan tiga buah lagu secara solo, yaitu Don’t Stop Believing (The Journey), serta dua lagu hits-nya Dealova dan Simphony yang Indah.

Mantan vokalis grup band Dewa 19 itu kembali tampil di bagian penutup membawakan lagu Heal The World-nya Michael Jackson bersama seluruh pendukung acara.

Konser akbar ini merupakan yang kedua kali diselenggarakan setelah setahun lalu digelar acara yang sama bertema Tribute to All Fathers in Indonesia.

“Perlu empat bulan untuk menyeleksi personel yang akan gabung di orchestra nanti,” ungkap Glenn Bagus, yang bertindak selaku music director.

Penulis: Achmad Pramudito
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved