Berita Ponorogo

Ada 93 Korban Pencopetan Saat Konser Tipe-X dan Endank Soekamti, Polisi Baru Tangkap Satu Pelaku

"Kalau (jumlah) pastinya belum jelas. Tapi yang baru terpantau 93 orang," kata Kabag Humas Polres Ponorogo, AKP Sudarmanto kepada Surya (TRIBUNnews.co

Ada 93 Korban Pencopetan Saat Konser Tipe-X dan Endank Soekamti, Polisi Baru Tangkap Satu Pelaku
surya/rahadian bagus
Para korban pencopetan saat konser ProJam di Alun-alun Ponorogo melapor ke unit Satreskrim Polres Ponorogo, Kamis (3/11/2016) 

SURYA.co.id | PONOROGO - Polisi baru berhasil menangkap seorang tersangka pencopetan pada saat acara konser musik ProJam di alun-alun Ponorogo, Rabu (2/11/2016) malam.

Padahal sudah ada sekitar 93 laporan dari korban pencopetan ke Satreskrim Polres Ponorogo.

Para korban mengaku kehilangan ponsel dan sejumlah barang berharga lainnya saat menyaksikan konser musik yang menghadirkan dua band ibu kota, Tipe-X dan Endank Soekamti.

"Kalau (jumlah) pastinya belum jelas. Tapi yang baru terpantau 93 orang," kata Kabag Humas Polres Ponorogo, AKP Sudarmanto kepada Surya (TRIBUNnews.com Network), Kamis (3/11/2016) siang.

Saat ini, kata Sudarmanto, sudah ada satu  pencopet yang ditangkap. Pelaku berinsial AF warga Jalan Sudimoro no 23 A RT04/RW06 Desa Mojolangu, Lowokwaru Kota Malang.

Sementara tiga pelaku yang diduga komplotannya berstatus DPO dan masih dalam pengejaran.

"Pelaku baru satu ditangkap, tiga yang lain DPO," ujarnya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Dikatakannya, tersangka ditangkap setelah korban bernama Waris Hananto (19) menyadari sejumlah barang berharga miliknya hilang.

Saat mengambil barang milik Hananto, pencopet ini memepetnya sambil meraba saku dan tas korban.

"Korban mengetahui setelah tas yg dibawa dalam kondisi robek, korban berusaha mngejar pelaku dan mendapati hp dan dompet yang dibawahnya hendak di lempar ke komplotam tersangka lainnya," jelasnya.

Dia menambahkan, selain ponsel, banyak juga korban yang melapor kehilangan perhiasan dan dompet berisi uang.

Dia menduga, masih banyak korban yang belum melapor. Oleh sebab itu, ia mengimbau kepada para korban agar segera melapor.

"Iya betul (masih banyak), kemungkinan kategori yang kecil-kecil," imbuhnya kepada Surya.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved