Berita Jombang

Busyet. . . Ratusan Kendaraan Berplat Merah di Jombang Menunggak Pajak, Ini Rinciannya

Ratusan unit kendaraan bermotor (ranmor) berplat merah yang digunakan aparat pemerintah di Kabupaten Jombang menunggak pajak. Rata-rata, tunggakan...

Busyet. . . Ratusan Kendaraan Berplat Merah di Jombang Menunggak Pajak, Ini Rinciannya
surya/sutono
Tim gabungan dari Dinas Pendapatan dan Satlantas Polres Jombang melakukan razia terhadap kendaraan bermotor yang terlambat bayar pajak, di Taman Tirta Wisata, Jombang. 

SURYA.co.id I JOMBANG - Ratusan unit kendaraan bermotor (ranmor) berplat merah yang digunakan aparat pemerintah di Kabupaten Jombang menunggak pajak. Rata-rata, tunggakan pajaknya satu hingga dua tahun. 

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendapatan Daerah (Dipenda) Jawa Timur di Jombang mencatat ada sejumlah 199 ranmor roda dua dan roda empat yang menunggak pajak.

"Perinciannya 116 kendaraan roda dua, dan 83 untuk kendaraan roda empat,”  ujar Kepala Bidang Penagihan UPT Dipenda Jatim di Jombang, Arifin, Rabu (2/11/2016).

Jumlah itu merupakan bagian dari total 3.361 unit ranmor milik Pemkab Jombang yang ada saat ini.

Kendaraan-kendaraan tersebut digunakan oleh aparat pemerintah desa, pemerintah kecamatan, hingga dinas dan badan di lingkungan Pemkab Jombang.

Namun instansi atau satuan kerja perangkat daerah (SKPD) mana yang paling banyak menunggak pajak ranmornya, Arifin mengaku sulit memastikan dan mengidentifikasi.

“Karena semua kendaraan milik pemkab menggunakan nama Pemkab Jombang, sehingga tidak dapat diindentifikasi instansi mana yang paling banyak menunggak," imbuhnya.

Arifin mengaku sudah berkoordinasi dengan Pemkab Jombang agar segera melunasi tunggakan pajak ranmor yang ada. Yakni dengan cara mengirimkan surat penagihan kepada Pemkab jombang.

"Setelah masa pajak habis, secara otomatis akan keluar tagihan dan saat ini sudah kami kirimkan kepada Pemkab Jombang. Namun hasilnya belum ada," pungkasnya.

Penulis: Sutono
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved