Berita Mojokerto

Gunakan Area Parkir Untuk Dagang, Puluhan PKL di Mojokerto Dirazia

Jalan Residen Pamudji ini paling macet dan sering dikeluhkan warga," tutur Kabid Lalu Lintas Dishub Kominfo Kota Mojokerto, YH Kadiran kepada Surya (T

Gunakan Area Parkir Untuk Dagang, Puluhan PKL di Mojokerto Dirazia
surya/sudarma adi
Petugas gabungan Kota Mojokerto menindak penjual buah yang dianggap melanggar larangan di Jl Residen Pamuji, Selasa (1/11/2016). 

 SURYA.co.id | MOJOKERTO - Banyaknya PKL yang berada di area parkir di depan Pasar Tanjung Kota Mojokerto membuat kawasan Jl Residen Pamuji itu membuat arus lalu lintas macet.

Kemacetan inilah yang menjadi target razia petugas gabungan Kota Mojokerto, dimana puluhan PKL terjaring razia.

Dalam operasi gabungan dari unsur Dinas Perhubungan Kominfo, Satpol PP, serta Polres Mojokerto Kota itu, petugas menyita beberapa barang milik pedagang.

Razia oleh petugas ini sempat mendapat perlawanan dari para pedagang, adu mulut antara petugas dan pedagang sempat terjadi, namun itu tidak berlangsung lama, karena petugas bertindak tegas.

"Kami tidak tebang pilih. Pedagang yang menggunakan fasilitas umum seperti jalan dan area parkir kami tindak. Jalan Residen Pamudji ini paling macet dan sering dikeluhkan warga," tutur Kabid Lalu Lintas Dishub Kominfo Kota Mojokerto, YH Kadiran kepada Surya (TRIBUNnews.com Network), Selasa sore (1/11/2016).

Razia gabungan ini imbuh Kadiran, merupakan giat kedua dalam tujuh hari terakhir.

"Seminggu ini kami dua kali operasi. Mereka yang membandel setelah kami peringatkan tujuh hari lalu langsung ditilang. Kalau masih nekad, kendaraan roda empat maupun roda dua mereka langsung kami sita," terangnya.

Dia menilai, rendahnya kesadaran pedagang membuat kawasan pasar besar ini sering macet. Pada pagi dan sore hari, lalu lintas di sana kerap macet.

Itu ditambah dengan aktivitas bongkar muat kendaraan truk yang dilakukan di tengah jalan, karena penyalahgunaan area parkir sebagai tempat jualan.

Para penjual menggunakan kendaraan roda dua yang telah dimodifikasi atau kendaraan roda tiga, bahkan ada juga kendaraan roda empat pick up.

"Karena mereka, lahan parkir jadi habis sehingga aktivitas bongkar muat terpaksa dilakukan di jalan," paparnya.

Halaman
12
Penulis: Sudharma Adi
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved