Breaking News:

Berita Kampus Surabaya

Dosen Wajib S2, Unesa Tunda Tunjangan Dosen sampai Lulus S2, Dasarnya Aturan ini

”Yang belum selesai S2 tunjangannya akan kami tunda sampai pendidikan S2-nya selesai."

Dosen Wajib S2, Unesa Tunda Tunjangan Dosen sampai Lulus S2, Dasarnya Aturan ini
surya/musahadah
Prof Dr Warsono

SURYA.co.id | SURABAYA - Kementerian Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi (Kemenristek Dikti) telah memberlakukan UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang pendidikan dosen minimal magister (S2).

Untuk menguatkan UU yang telah 10 tahun ditetapkan tersebut, pemerintah memutuskan pemberhentian tunjangan sertifikasi dan fungsional dosen yang belum S2.

Rektor Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Prof Warsono mengatakan, di Unesa ada sekitar lima dosen bependidikan S1 yang masih menempuh studi S2 dan harusnya bisa menuntaskan pendidikannya pada 2017.

Sedangkan jumlah dosen sudah mencapai 989 orang baik dosen PNS maupun non-PNS.

”Yang belum selesai S2 tunjangannya akan kami tunda sampai pendidikan S2-nya selesai. Mereka masuk kuliahnya sebelum 2015. Harusnya selesai tapi molor. Jika mereka dalam proses penyelesaikan tugas akhir/tesis masih kami masih toleransi. Setidaknya hanya satu semester ke depan,” kata Warsono

Diharapkan pada tahun ajaran baru 2017, para dosen sudah bisa mengajar kembali dengan status magister.

Selama masih studi S2, mereka juga tidak mendapatkan tunjangan apapun sampai mereka aktif kembali mengajar.

”Kalau mereka tidak lulus semester depan kami hapus langsung dari status dosen,” jelasnya.

Rektor Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Prof Joni Hermana menyatakan hal yang sama.
Sejak UU itu diberlakukan pada 2005 lalu, ITS sudah tidak pernah merekrut dosen dengan lulusan S1.

“Jumlahnya sangat sedikit, paling 10-an. Sejak 2005 kami sudah sosialisasikan supaya mereka segera melanjutkan studi S2,” paparnya.

Halaman
12
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved