Peristiwa Mancanegara
Sadis! Selama 7 Tahun Perawat Ini Bunuh Delapan Penghuni Panti Jompo
Delapan korban yang telah tewas, terdiri dari lima perempuan dan tiga lelaki yang berusia rata-rata 75 hingga 96 tahun.
Penulis: Eben Haezer Panca | Editor: Eben Haezer Panca
SURYA.co.id | KANADA - Elizabeth Wettlaufer, seorang perawat asal Kanada diancam hukuman berat setelah diduga melakukan beberapa pembunuhan terhadap penghuni panti jompo di kota Woodstock.
Yang mengerikan, peristiwa ini baru terungkap setelah tujuh tahun di mana selama rentang waktu itu jumlah korban diperkirakan telah mencapai delapan orang.
Dikutip dari Mirror, perawat berumur 49 tahun tersebut membunuh para penghuni panti jompo dengan menggunakan obat-obatan.
Karena itu, kematian mereka tidak terlalu mencurigakan.
Delapan korban yang telah tewas, terdiri dari lima perempuan dan tiga lelaki yang berusia rata-rata 75 hingga 96 tahun.
Kepala Polisi Woodstock, William Renton mengatakan bahwa kejahatan Elizabeth berlangsung pada 2007 hingga 2014, sebelum dia berhenti dari pekerjaan tersebut.
Namun demikian, belum diketahui motif yang mendorong Elizabeth melakukan pembunuhan tersebut.
Sementara itu, jurubicara Asosiasi Lansia Kanada, Anthony Quinn mengatakan bahwa apabila terbukti benar Elizabeth merancang pembunuhan tersebut, maka itu akan menjadi pukulan terberat bagi mereka.
Apalagi, selama tinggal di panti jompo, orang-orang lanjut usia itu sangat tergantung pada bantuan perawat.
"Kami kira ini adalah kasus yang langka di mana perawat terlibat dalam tindakan kekerasan. Namun kami bersyukur karena kejahatan ini terungkap," ujar Anthony.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/ilustrasi-pembunuhan_20161026_121819.jpg)