Berita Mojokerto

Kejari Mojokerto Dipecah, Tempati Gedung Sementara Sampai Akhir Tahun

"Kami mengikuti UU dimana di tiap kabupaten atau kota ada kejari," ujarnya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network), Rabu (26/10/2016).

Kejari Mojokerto Dipecah, Tempati Gedung Sementara Sampai Akhir Tahun
surya/sudarma adi
Kepala Kejari Kota Mojokerto baru, Halila Rama (berjilbab) saat melihat gedung sementara di eks BPM di Jl Surodinawan Kota Mojokerto, Rabu (26/10). 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Pelayanan hukum  di Kota Mojokerto memasuki babak baru.

Hal itu dikarenakan, akan ada pemecahan kejaksaan di wilayah Mojokerto.

Pemecahan kejaksaan negeri (kejari) baru ini, bersamaan dengan rencana penempatan gedung sementara di Jl Surodinawan Kota Mojokerto.

Kepala Kejari Kota Mojokerto, Halila Rama Purnama menjelaskan, pemecahan kejari di Mojokerto itu disesuaikan dengan UU No 16/2014 tentang kejaksaan.
Dalam UU itu dijelaskan bahwa kejaksaan negeri berada di wilayah kabupaten/kota.

Karena selama ini penanganan dan pelayanan hukum yang ditangani di Kejari Mojokerto Jl RA Basuni sangat luas, mencakup Kabupaten dan Kota Mojokerto, maka perlu ada pemecahan kejari.

"Kami mengikuti UU dimana di tiap kabupaten atau kota ada kejari," ujarnya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network), Rabu (26/10/2016).

Menindaklanjuti aturan ini, maka Kejaksaan Agung (kejagung) melalui Kejaksaan Tinggi (kejati) Jatim memproses pemecahan kejari, dengan wilayah hukum di Kota Mojokerto.

Selain itu, pada 20 Oktober kemarin, Halila dilantik sebagai kepala kejari pertama di Kota Mojokerto.

"Setelah dilantik, saya dan pejabat lain harus tetap eksis meski belum ada kantor tetap. Untuk itu, sebelum benar-benar resmi, kami akan konsolidasi dan koordinasi dulu dengan atasan selama dua minggu," tutur perempuan yang sebelumnya menjadi koordinator bidang pidana khusus (pidsus) Kejati Jatim ini.

Dengan konsolidasi dan koordinasi ini, maka dia bisa menyiapkan sarana prasarana (sarpras) dan personel di Kejari Kota Mojokerto.

Halaman
12
Penulis: Sudharma Adi
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved