Berita Gresik

DPRD Gresik Anggap Proyek Saluran Air Terlalu Mahal, Proyek Lamban

"Memang nilai proyeknya cukup mahal, tetapi bangunan ini cukup bagus," jawabnya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

DPRD Gresik Anggap Proyek Saluran Air Terlalu Mahal, Proyek Lamban
Surya/M Taufik
Anggota Komisi C DPRD Gresik saat sidak di proyek saluran air di belakang gedung Pemkab Gresik, Rabu (26/10/2016) 

 SURYA.co.id | GRESIK - Kini angota DPRD Gresik getol-getolnya menyoroti proyek-proyek pembangunan saluran air di Gresik.

Alasannya, anggaran proyek-proyek itu dinilai terlalu mahal, pengerjaan proyek dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Gresik itu juga terbilang lamban.

Seperti proyek pembangunan saluran air di belakang Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik.

Untuk membangun saluran sepanjang 120 meter tersebut, uang APBD 2016 yang harus digelontorkan mencapai Rp 1,5 miliar.

"Anggaran untuk proyek ini terlalu mahal. Kami minta agar ini dievaluasi," tegas Ketua Komisi C DPRD Gresik, M Syafi' AM saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) bersama semua anggota Komisi C di proyek tersebut, Rabu (26/10/2016).

Diketahui, pembangunan saluran drainase primer Banjaranyar untuk mengurangi banjir di sekitar kantor pemkab itu dikerjakan oleh kontraktor CV Axa Putra Utama.

Saat didatangi anggota dewan, dipastikan pengerjaan proyek telah selesai.

Namun, lantaran anggarannya yang cukup mahal, Komisi C meminta agar dilakukan evaluasi.

Menueut Syafi' AM, dalam pembahasan R-APBD 2017 bakal dilakukan evaluasi harga.

"Ini cukup mahal, masak iya hanya untuk 120 meter menghabiskan anggaran Rp 1,5 miliar. Harus dievaluasi, dan dijadikan pertimbangan dalam pembahasan R-APBD 2017," sambung pria yang juga menjabat sebagai anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Gresik tersebut.

Halaman
12
Penulis: M Taufik
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved