Berita Unik
Pernah Dibully Karena Kulit Superhitam, Perempuan Ini Sukses Memukau Dunia
Namun bullying yang dialaminya selama bertahun-tahun itu berubah menjadi kebahagiaan setelah agency model di Eropa memilihnya sebagai model catwalk.
Penulis: Eben Haezer Panca | Editor: Eben Haezer Panca
SURYA.co.id | SENEGAL - Khoudia Diop (19), seorang gadis asal Senegal, Afrika, pernah menjadi korban bullying gara-gara kulitnya yang superhitam.
Namun bullying yang dialaminya selama bertahun-tahun itu berubah menjadi kebahagiaan setelah agency model di Eropa memilihnya sebagai model catwalk.
Sejak itu, kepercayaan perempuan yang mendapat julukan Dewi Melanin itu pun tumbuh.
"Aku pernah dikecewakan selama hidupku karena warna kulitku," kata Khoudia seperti dikutip dari laman boredpanda.
"Tetapi sekarang, ketika aku mulai berselancar di dunia maya, aku mendapati orang-orang mulai berkomentar positif tentangku. Dari situ aku belajar untuk mencintai diriku dan tidak mempedulikan komentar-komentar negatif dari orang lain," sambungnya.
Khoudia sendiri mulai merintis karir modeling sejak usia 17 tahun. Sejak popularitasnya meningkat, akun Instagram miliknya pun diikuti ratusan ribu orang dari seluruh dunia karena dianggap telah menginspirasi banyak orang.
"Kalau kamu cukup beruntung karena menjadi berbeda dari orang lain, maka jangan pernah berubah," pungkasnya.
Penasaran melihat foto-foto Khoudia? Lihat di sini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/khoudia-diop_20161025_145500.jpg)



