Berita Pamekasan

Banjir, Karyawan Dinas Pertanian Pamekasan ke Kantor Malam-malam untuk Mengemasi Berkas

Selain merendam rumah warga, banjir juga menggenangi Kantor Dinas Pertanian (Disperta) Pamekasan, di Jl Raya Jalmak, Pamekasan.

Banjir, Karyawan Dinas Pertanian Pamekasan ke Kantor Malam-malam untuk Mengemasi Berkas
surya/muchsin
Rumah warga dan Kantor Dinas Pertanian Pamekasan, tergenang banjir akibat luapan sungai, setelah seharian dilanda hujan. 

SURYA.co.id|PAMEKASAN – Hujan yang mengguyur seharian membuat sekitar 75 rumah warga di lima Desa/Kelurahan Pamekasan  terendam banjir, Minggu (23/10/2016) malam.

Daerah itu adalah Kelurahan Patemon, Kecamatan Kota Pamekasan. Kelurahan Barurambat Timur, Desa Sumedangan dan Desa Lemper, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Madura.

Selain merendam rumah warga, banjir juga menggenangi Kantor Dinas Pertanian (Disperta) Pamekasan, di Jl Raya Jalmak, Pamekasan.

Kondisi ini mengakibatkan sejumlah karyawan terpaksa mendatangi kantornya di malam hari untuk mengemasi sejumlah berkas dari genangan air.

Rumah warga yang tergenang air sebagian besar berdekatan dengan Kali Jombang dan Kali Semajid yang membentang di tengah kota.

Air menggenangi rumah warga, setelah air kali meluap dan tidak terbendung.

Menurut keterangan sejumlah warga, air mulai masuk rumah warga,  Minggu (23/10/2016) antara pukul 19.30 hingga pukul 20.00.

Sejumlah warga sebelumnya sudah mengantisipasi kemungkinan rumahnya tergenang banjir, sehingga  berkemas-kemas memindahkan barang perabot rumah tangganya ke tempat yang lebih tinggi.

Seperti yang diungkapkan Hadi (49), warga Kelurahan Barurambat Timur, Kecamatan Pademawu, Pamekasan.

Ia dan keluarganya lebih dulu memindahkan barang-barangnya, setelah hujan seharian. Perkiraan akan datangnya banjir tidak meleset. Setelah salat isyak, rumah dia dan tetangga sekitar kemasukan banjir.

“Kali ini ketinggian air di rumah kami sebatas perut saya. Istri dan anak-anak sudah saya ungsikan ke rumah family yang kebetulan tidak terkena dampak banjir. Sementara saya dan beberapa tetangga berjaga-jaga di rumah  masing-masing, untuk keamanan barang,” kata Hadi, kepada Surya Online

Bagian Pengendalian Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, Budi Cahyono, yang ditemui di lokasi kejadian mengatakan, pihaknya bersama tim sedang memantau langsung ke sejumlah kawasan yang terkena dampak banjir.

“Banjir ini karena sungai di tengah kota Pamekasan tidak mampu menampung air hujan. Dan kebetulan malam ini air laut pasang, sehingga air yang mengalir ke sungai tidak langsung ke laut, namun tertahan dan kembali,” papar Budi Cahyono.

Penulis: Muchsin
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved