Indonesia Soccer Championship
Kebobolan di Menit-menit Akhir, Ibnu Grahan : Ini 'Penyakit' Bhayangkara FC
Ibnu mengungkapkan, hal tersebut akan menjadi evaluasi timnya ke depan untuk menjalani laga berikutnya.
Penulis: Dya Ayu | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id | SIDOARJO - Tim Bhayangkara FC (BFC) nyaris berhasil mewujudkan misi balas dendam pada tim Madura United atas kekalahan saat putaran pertama Torabika Soccer Championship (TSC) A lalu.
Namun mimpi itu harus dikubur dalam-dalam karena pertandingan itu harus berakhir imbang.
Di pekan ke-25, Sabtu (22/10/2016) malam, BFC kebobolan di menit ke-93 akibat tendangan striker Madura United, Patrich Wanggai.
Pelatih BFC Ibnu Grahan mengaku kecolongan di menit akhir seolah menjadi penyakit bagi timnya.
Hilang konsentrasi merupakan salah satu faktor penyebabnya.
"Sebelumnya kami juga pernah mengalami seperti ini, waktu lawan Persib juga kebobolan di menit-menit akhir. Termasuk waktu lawan Madura United di putaran pertama," kata Ibnu Grahan, Minggu (23/10/2016).
Ibnu mengungkapkan, hal tersebut akan menjadi evaluasi timnya ke depan untuk menjalani laga berikutnya.
"Fokus dan konsentrasi di menit-menit akhit menjadi pekerjaan rumah yang harus kami tuntaskan, namun untuk keseluruhan saya angkat topi untuk pemain saya. Harusnya kita dapat tiga poin. Tapi syukur Alhamdulillah kita dapat satu poin, tidak kalah dan tetap di peringkat atas," tuturnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, BFC unggul lebih dulu lewat tendangan Thiago Furtuoso menit ke-56, namun kemenangan mereka usai ketika Patrich Wanggai mencetak gol di menit 93.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/berita-bhayangkara-fc-persib-bandung-surabaya-soccer-championship_20161009_224725.jpg)