Berita Magetan

Usai Pukul Kepala Istri, Pria Ini Pilih Gantung Diri, Lalu Tinggalkan Surat Wasiat

"Surat wasiat itu dibawa Pak Polisi, untuk mencari penyebab kejadian ini. Kalau dari keluarga belum ada yang sempat membaca, jadi tidak tahu isi surat

Usai Pukul Kepala Istri, Pria Ini Pilih Gantung Diri, Lalu Tinggalkan Surat Wasiat
Surya/Doni Prasetyo
Yatun (55) warga Desa Nguri, Kecamatan, Lembeyan, Kabupaten Magean, ditunggui Tukir (55) kerabatnya, terlihat bajunya basah oleh darah dengan kondisi tak sadarkan diri, akibat dipukul Warsi (55) suaminya dengan alu (alat penumbuk), Kamis (20/10). 

SURYA.co.id | MAGETAN - Kemiskinan membuat orang mudah gelap mata, seperti dilakukan Warsi (60) warga Dukuh Betok RT 03/RW 12, Desa Nguri, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan.

DIa tega memukul kepala Yatun (55), istrinya, sampai koma dan kini dirawat di RSUD dr Sayidiman, Magetan.

Melihat istrinya tergeletak dengan kepala berlumuran darah, Warsi kemungkinan panik dan memilih mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.

Warsi mengikat lehernya pada tangga kayu (andang) yang terletak di sebelah Timur rumahnya.

"Saya melihat Pak Warsi sudah menggantung di tangga kayu (andang), kemudian saya menurunkan. Tidak berapa jauh, bu Yatun tergeletak dengan kepala berlumuran darah, namun masih terlihat bernafas," kata Zaenuri (30), menantu pasangan Warsi dan Yatun, kepada SURYA.co.id, Kamis (20/10/2016).

Zaenuri tinggal beberapa meter dari rumah mertuanya. Ia terlihat menghadiri pemakaman Warsi.

Menurut Zaenuri, sejak lama Warsi dan Yatun ini sebagai suami istri tidak harmonis.

Apalagi Warsi menderita sakit stroke (kerusakan syaraf otak) sejak lama sehingga mudah tersinggung (sensitif).

Setiap istrinya berbicara kepada orang lain, Warsi tersinggung.

Baca juga: Pasangan Suami Istri di Magetan Tega Bekap Bayi yang Baru Lahir Hingga Tewas, Ini Alasannya

Halaman
12
Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved