Breaking News:

Berita Entertainment

Tersangkut Sengketa Tanah, Atalarik Syah : 15 Tahun Saya Tempati, Tiba-tiba Ada yang Mengganggu

Atalarik telah menjalani persidangan kasus kepemilikan tanah tersebut dua bulan lalu.

kompas.com/andi muttya keteng
Atalarik Syah 

SURYA.co.id | JAKARTA - Atalarik Syah mengaku sedang terjerat kasus sengketa tanah seluas 7.000 meter atas rumah yang ia tempati sejak 2001.

"Kebetulan rumah kami tinggal itu ternyata punya kasus," katanya, Selasa (18/10/2016).

"Saya menempati tempat itu sudah 15 tahun. Tiba-tiba ada yang mengganggu. Saya udah bangun pagar dari 2003. Kenapa enggak dari dulu (dipermasalahkan)? Kalau itu emang barang berharga, pasti ada komplain," tambahnya.

Atalarik telah menjalani persidangan kasus kepemilikan tanah tersebut dua bulan lalu.

Namun, majelis hakim Pengadilan Tinggi Cibinong, Bogor, Jawa Barat, memutuskan pembelian tanah yang ia lakukan tidak sah.

Padahal, menurut Atalarik, ia sudah melakukan seluruh proses jual beli tanah belasan tahun silam itu dengan benar. Berikut adanya sejumlah saksi.

"Bukti-bukti sudah di atas kertas, yang saya pahami sudah kuat sekali. Saya enggak mungkin lakukan kejahatan, memalsukan dokumen," kata ayah dua anak ini.

"Saya enggak minta harapan sama siapa-siapa. Cuma Yang Maha Kuasa," imbuh Atalarik. (Andi Muttya Keteng Pangerang)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved