Minggu, 12 April 2026

Profil

Uzlifatul Ulum: Bangga Bisa Beri Kado Ultah Ibunda

“Tapi dari rasa capek itu akhirnya menyadari cari uang itu tidak gampang,” tuturnya.

Penulis: Achmad Pramudito | Editor: Parmin
surya/ahmad pramudito
Uzlifatul Ulum 

SURYA.co.id | SURABAYA - Meski usianya masih muda, di jagad model metropolitan Surabaya, nama Si Mhomo sudah cukup dikenal. Tak heran bila jam terbang bungsu dari lima bersaudara ini cukup tinggi.
Sadar dirinya banyak diminati untuk gabung di acara foto model, tak membuat pemilik nama asli Uzlifatul Ulum ini jadi kalap. Karena tak ingin terjebak pada padatnya jadwal pekerjaan sebagai model, Si Mhomo memutuskan tak ingin gabung di agency model mana pun.

“Kalau ikut agency kan otomatis job tergantung mereka. Jadi nggak enak kalau nanti keseringan menolak job saat berbenturan dengan kegiatan di kampus,” ungkap Mhomo yang masih tercatat sebagai mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo Jurusan Komunikasi.

Pemilik tinggi 162 cm dan berat 42 kg ini mengaku dunia model baru digeluti sekitar tiga tahun silam. Untuk menggeluti dunianya ini, Mhomo mengaku tak punya bekal formal.

“Semua otodidak. Saya pelajari sambil berjalan,” kata perempuan yang gemar traveling dan berenang ini.
Selain memeragakan busana pengantin, Mhomo sering diminta gabung di acara peragaan busana kasual, atau pun bertema tertentu. “Paling capek itu kalau foto bertema adat,” tegasnya.

Mhomo lalu menambahkan, mulai dandan hingga memasang baju, diperlukan waktu lebih banyak dan sangat melelahkan.

“Tapi dari rasa capek itu akhirnya menyadari cari uang itu tidak gampang,” tuturnya.
Wajar bila Mhomo sangat hemat dalam memanfaatkan uang dari hasil kerjanya itu. Namun, gadis kelahiran
Sidoarjo, 3 Maret 1994 ini mengaku bangga bisa menyisihkan honornya untuk memberi hadiah istimewa bagi ibundanya.

“Waktu ibu ulang tahun, aku belikan perhiasan cincin emas,” urainya dengan ekspresi gembira.

Hadiah itu, lanjut Mhomo sebagai ungkapan rasa terimakasih atas bimbingan dan dukungan pada setiap langkah yang dia ambil untuk kariernya.

“Awalnya memang tak suka saya jadi model. Tapi, karena melihat foto-fotoku tidak pernah yang macam-macam dan aneh-aneh, Beliau akhirnya memberi dukungan penuh,” cetusnya.

Yang juga membuat orangtua Mhomo tak keberatan atas pilihan pekerjaan anak bungsunya itu adalah kemampuannya membagi waktu dengan kegiatan kuliahnya.

”Saya memang hanya ambil sepanjang tidak mengganggu kuliah, karena pendidikan tetap yang utama,” tegas Mhomo yang sering ikut kegiatan photo hunting yang diadakan Godfather Production.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved