Berita Madiun
Pesilat dari Belanda dan Korea Gabung Ribuan Pendekar Setia Hati Winongo di Madiun
"Berkat kebijakan dari Kapolresta Madiun dan Kodim 0803 Madiun, tahun ini kami diizinkan menggelar acara Suran Agung," kata Ketua Umum PSH Winongo.
Penulis: Rahadian Bagus | Editor: Yuli
SURYA.co.id|MADIUN - Setelah vakum sekitar empat tahun, Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW) Tunas Muda tahun ini diberi izin dari kepolisian untuk menggelar Suran Agung di Padepokan PSHW Tunas Muda Madiun di Jalan Doho, Kota Madiun, Minggu (16/10/2016).
Acara Suran Agung sekaligus peringatan ulang tahun PSHW Tunas Muda ke 115 yang diperingati setiap 10 suro ini diikuti ribuan pesilat dari berbagai daerah.
Di antaranya, Kalimantan, Jakarta, kota kabupaten di Jawa Timur, serta beberapa anggota dari Belanda dan Korea.
"Berkat kebijakan dari Kapolresta Madiun dan Kodim 0803 Madiun, tahun ini kami diizinkan menggelar acara Suran Agung," kata Ketua Umum PSH Winongo Tunas Muda, Raden Agus Wiyono, saat ditemui usai acara silaturahmi.
Dia berharap agar anggota PSHW Tunas Muda menjaga konduaifitas serta ketertiban selama acara Suran Agung, sehingga tahun depan dapat kembali digelar.
Seorang anggota PSHW Tunas Muda dari Malang, Gista Setia Astuti (22) mengaku senang acara Suran Agung dapat digelar kembali.
"Kalau tahun lalu kan digelarnya di masing-masing daerah. Kalau tahun ini kami bisa bertemu saudara dari berbagai daerah," kata mahasiswa Fakuktas Pendidikan, Universitas Negeri Malang saat ditemui usai tampil di panggung.
Rangakain acara Suran Agung diisi dengan kegiatan ziarah ke makam leluhur PSHW Tunas Muda, Ki Ngabehi Surodiwiryo. Selain itu juga digelar tasyukuran, silaturahmi dan perfom atau penampilan silat anggota PSHW Tunas Muda dari perwakilan tiap daerah.
Puncak kegiatan Suran Agung yang digelar setengah hari, mulai sekitar pukul 08.00 hingga 14.00 WIB, berlangsung aman. Tidak terjadi insiden atau kerusuhan.

KONVOI - Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW) Tunas Muda tahun ini diberi izin dari kepolisian untuk menggelar Suran Agung di Padepokan PSHW Tunas Muda Madiun di Jalan Doho, Kota Madiun, Minggu (16/10/2016).
Namun, masih ada beberapa peserta Suran Agung yang menggunakan knalpot brong, tidak mengenakan helm, dan membuang sampah sembarangan.
Sebanyak 1500 personel gabungan dari Polri dan TNI membantu korlap dari PSHW Tunas Muda melakukan pengamanan pada hari itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/berita-madiun-persaudaraan-setia-hati-winongo-pshw-tunas-muda-pendekar_20161016_231145.jpg)