Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Sidoarjo

VIDEO - Pemuda Jangkung dari Desa Pejangkungan ini sempat Main Sinetron, Kini Kondisinya. . .

Belum juga menikmati keberhasilannya, Arianto kembali dihadapkan pada cobaan. Ia didiagnosis mengidap diabetes akibat pola makan yang salah.

Tayang:
Penulis: Irwan Syairwan | Editor: Yuli

SURYA.co.id | SIDOARJO - Menjadi berbeda secara fisik dari orang kebanyakan akan menimbulkan rasa minder pada diri seseorang.

Begitu pun yang dialami Arianto Pribadi (26) ketika mengetahui dirinya memiliki postur tubuh dengan tinggi badan yang berbeda dari teman-temannya, 220 cm.

Namun, perjalanan hidup pria jangkung asal Desa Pejangkungan, Prambon, ini berubah drastis tatkala berhasil mengalahkan rasa rendah dirinya.

Arianto baru saja memberikan makan kambing peliharaannya tatkala SURYA.co.id berkunjung ke rumahnya, Minggu (9/10/2016). Kegiatan itu sudah menjadi kesehariannya mengisi waktu.

"Ya opo kabare mas? Aku yo ngene iki. (Bagaimana kabarnya? Saya seperti ini adanya)," kata Arianto saat memperkenalkan diri.

Tak salah Arianto tinggal di Desa Pejangkungan. Sama seperti nama desanya, tubuh bungsu dari tiga bersaudara ini memang benar-benar jangkung.

Namun, Arianto mengaku ia sempat merasa minder tatkala berumur 15 tahun.

Saat itu, tingginya sudah mencapai 190 cm. Bahkan saking mindernya, Arianto sampai berhenti sekolah.

"Padahal teman-teman saya tak ada yang mem-bully saya. Tapi entah mengapa waktu itu saya benar-benar minder dengan keadaan saya," sambungnya.

Waktu berlalu. Untuk mengisi waktunya, Arianto membantu pekerjaan orangtuanya di sawah dan memelihara ternaknya. Sampai satu titik, Arianto merasa harus mengalahkan rasa mindernya itu.

"Biar saya maju dan tidak terus-terusan malu," ujarnya.

LIHAT JUGA: VIDEO - Pemuda 2,2 Meter dari Sidoarjo Ini Pernah Main Sinetron, Nasibnya Sekarang. . .

Langkah yang ditempuhnya adalah merantau. Kala itu Arianto berumur 22 tahun ketika memutuskan merantau ke Jakarta.

Kerja apapun dijalaninya selama hal itu halal. Ia sudah tak lagi memikirkan perbedaan postur tubuhnya. Arianto Pribadi berubah menjadi pribadi yang percaya diri.

Kemauannya untuk berubah terbayar, ketika rumah produksi MD Entertainment menawarkannya bermain sinetron Tarzan Cantik.

tarzan cantik

Tak canggung, Arianto beradu peran bersama Aryani Fitriana, Rafael Tan, hingga aktor kawakan Adam Jordan.

Aksi Arianto terlihat dalam teaser video sinetron Tarzan Cantik seperti di atas.

"Main sinetron itu momen titik balik saya dari sosok yang pemalu menjadi pribadi yang bisa menerima diri apa adanya," ujarnya.  

Belum juga menikmati keberhasilannya, Arianto kembali dihadapkan pada cobaan. Ia didiagnosis mengidap diabetes akibat pola makan yang salah.

"Di lokasi syuting saya selalu minum soda. Akhirnya kondisi tubuh drop, akhirnya saya pulang kampung," kenangnya.

Kendati demikian, pelajaran hidup ketika merantau menempanya menjadi sosok yang tak kenal menyerah.

Mulai 2014, Arianto kembali merantau, kali ini ke Sulawesi. Hampir semua provinsi di Tanah Celebes pernah ditapakinya.

"Saya diajak teman kerja jadi maskot mal-mal yang dia miliki," ungkapnya.

Kegigihannya kembali terbayar. Arianto didapuk menjadi Duta Pariwisata Kabupaten Bulukumba.

Bahkan, Arianto juga diajak sebagai tim sukses (timses) Sigit Purnomo Said (Pasha Ungu) saat Pilkot Palu.

"Di Sulawesi saya punya banyak teman. Meski jadi duta wisata daerah lain, saya juga memperkenalkan Sidoarjo kepada orang-orang," ucapnya.

Namun, kesehatannya kembali drop. Usai Idul Fitri lalu, Arianto pulang untuk beristirahat. Sampai saat ini, Arianto hanya tinggal di rumah. Ia sudah tak bisa lagi beraktivitas berat.

Selama merantau, Arianto tak sempat memikirkan mengenai penyebab tubuhnya yang jangkung.

Ia hanya mengetahui dirinya memiliki kelainan hormon pertumbuhan. Dari lima orang keluarganya, hanya Arianto yang menjulang, sementara orangtua dan dua kakaknya rata-rata 155 cm - 160 cm.

"Senin saya mau check up ke RSUD Sidoarjo. Selain untuk mengobati diabetes, juga untuk mengetahui penyebab kelainan saya," ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved