Minggu, 12 April 2026

Profil

Diana Niti Santoso: ‘Reparasi’ Wajah  

“Sebelum mencoba ke orang lain, kami memang sudah uji coba sendiri. Dan hasilnya seperti ini,” kata ibu dua anak ini.

Penulis: Achmad Pramudito | Editor: Parmin

SURYA.co.id | SURABAYA - Sama-sama lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, pasangan suami istri Junivan Lindra - Diana Niti Santoso itu belakangan juga menggeluti kegemaran yang sama, ‘make over’ wajah orang, sehingga berubah jadi lebih menarik.

 Tak hanya ‘mereparasi’ wajah orang. Baik Junivan maupun Diana mengaku sudah membuat wajah pasangannya berubah dari aslinya.

 “Sebelum mencoba ke orang lain, kami memang sudah uji coba sendiri. Dan hasilnya seperti ini,” kata ibu dua anak ini.

 Diana lalu memamerkan wajahnya yang dia sebut sudah dilakukan tanam benang di bagian pipi pada bulan Juni 2016. Selain tanam benang juga dikombinasi dengan filler.

 "Kalau suami hidungnya dibotox plus filler,” ujarnya.

 Wanita yang menerapkan pola hidup sehat dengan mengurangi konsumsi gula ini mengaku dua kali melahirkan membuat bentuk tubuhnya selalu berubah dari gendut ke kurus. Kondisi itu tak pelak membuat posturnya jadi tak menarik lagi.

 “Jadi di beberapa bagian perlu ditarik supaya kencang lagi,” ungkap Diana yang rutin olahraga ringan di rumahnya selama 30 menit.

 Ditemui usai peresmian Clariskin Clinic beberapa waktu lalu, Diana tak menepis upaya ‘make over’ itu karena baik dirinya maupun sang suami tak ingin terlihat tua.

 Setelah berhasil ‘mereparasi’ diri sendiri, maka teknik meremajakan kulit itu ditularkan pula pada orang lain.

 Ternyata, lanjut Diana, banyak klien yang datang mengaku ingin mempertahankan bahtera rumah tangga dengan cara membuat tampilan pasangannya jadi lebih menarik.

 “Bahkan ada pasangan yang sudah hampir cerai datang dan sang suami bilang ingin wajah istrinya dipermak supaya lebih cantik,” tuturnya.

 Yang tak kalah menarik, masih kata Diana, ada lelaki yang sudah berusia di atas 60 tahun ingin terlihat jauh lebih muda.

 “Alasannya dia sedang pacaran dengan wanita yang usianya masih 20 tahun,” ungkap lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya ini.

 Soal aktivitasnya berolahraga, Diana menegaskan waktu 30 menit sudah cukup bagi setiap orang agar tetap terjaga kesehatannya.

 “Kalau (olahraga) terlalu berat malah bikin cepat tua,” tandasnya.

 Jenis olahraga yang dilakukan menurut Diana bisa berbeda untuk setiap orang sesuai berat badannya.

 “Tapi, jalan-jalan ringan saja selama 30 menit sudah cukup kok,” beber wanita yang gemar mengonsumsi sayur dan buah untuk asupan nutrisi tubuhnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved