Pendidikan Surabaya
Siswa Jadi PD, SMKN 3 Surabaya Punya Program Alumni Mengajar
Dari sini kami mendatangkan para alumni yang bisa membagi pengalamannya dalam bidang pendidikan, pekerjaan, dan banyak hal," jelasnya kepada Surya (TR
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Yoni
SURYA.co.id | SURABAYA - Ersha Ashadiwinata, siswa kelas 12 TKR (Tehnik Kendaraan Umum) SMKN 3 Surabaya tak lagi minder karena memilih sekolah di SMK.
Sebelumnya dia merasa sekolah SMK lebih rendah dipandang masyarakat dan industri dibandingkan dengan SMA.
"Kayaknya SMA masih lebih bagus, karena lulusannya bisa kuliah dan diterima baik di perusahaan, apalagi SMA jurusan IPA. Tapi setelah melihat banyak alumni SMK ternyata juga punya prestasi yang tak kalah bagusnya dengan lulusan SMA, saya jadi semakin yakin bisa sukses setelah lulus nanti," katanya pada Surya.co.id, Jumat (7/10/2016).
Ersha bukan satu-satunya siswa yang sebelumnya sempat minder karena sekolah di SMK. Elsandy Wahyu Listanto, teman Ersha juga menuturkan hal yang sama. Menurutnya selama ini belum cukup bukti bahwa lulusan SMK juga bisa.
"Saat program Alumni Mengajar ini, mata kami seperti terbuka. Karena ternyata banyak alumni SMKN 3 yang sukses. Ada yang sekarang kuliah di Jepang, bekerja di Petrokimia, ada juga yang cuma lulusan SMK, tapi bekerja sebagai konsultan pembangunan," katanya takjub.
Mudianto SPdMM, Kepala SMKN 3 Surabaya beberapa kali sempat melihat anak didiknya kurang percaya diri, seperti ini.
Tak ingin berakibat buruk, Mudianto bekerjasama dengan IKAS3BAYA, Ikatan Alumni SMK 3 Surabaya membuat program baru untuk membangkitkan rasa percaya diri muridnya.
"Kami membentuk program Alumni Mengajar bersamaan dengan peresmian IKAS3BAYA, pada 28 Agustus 2016 laly. Dari sini kami mendatangkan para alumni yang bisa membagi pengalamannya dalam bidang pendidikan, pekerjaan, dan banyak hal," jelasnya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).
Waka Humas SMKN 3 Surabaya, Maria Ernawati menambahkan dalam dua minggu terakhir mereka sudah mengundang sejumlah alumni untuk mengisi kelas, sesuai jurusan mereka saat masih SMK.
Tujuannya adalah memotivasi dan memberikan informasi seputar industri dan informasi perkuliahan.
"Waktunya akan kami atur supaya anak-anak tidak bosa. Untuk jurusan Multimedia yang belum ada alumni, kami carikan alumni yang memiliki bisnis di bidang multimedia saat ini. Supaya anak anak Multimedia juga tambah wawasan," ujarnya.
Menurut Erna sejauh ini sudah terdaftar beberapa alumni SMKN 3 Surabaya yang menempati posisi penting di berbagai perusahaan. Kondisi inilah yang dimanfaatkan sekolah menginspirasi muridnya.
"Tidak hanya dengan anak-anak, alumni yang masih aktif kerja di bidang industri, atau apapun yang ada hubungannya dengan mata pelajaran di sekolah akan diundang untuk sharing knowladge dengan guru. Sehingga menambah wawasan guru, karena kita tahu banyak metode di industri yang belum ada di pembelajaran SMK," kata Mudianto .
Mudianto melanjutkan karena masih baru, untuk itu mereka akan terus memperbaiki program Alumni Mengajar ini. Mendengar itu, Elsandy Wahyu Listanto sebagai murid ikut memberikan saran.
"Kalau bisa teknik mengajarnya diperkaya, jadi tidak monoton. Misalnya ada game, biar tidak ngantuk," katanya lalu senyum.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/berita-surabaya-alumni-smkn-3-surabaya_20161007_171443.jpg)