Jumat, 10 April 2026

Berita Gresik

Seniman Gresik Gelar Pameran Lukisan, Butuh Tempat Untuk Ngumpul

masing-masing seniman memberikan pengalaman dan ilmu kepada masyarakat," katanya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Penulis: Sugiyono | Editor: Yoni
surya/sugiyono
SENIMAN - Wabup Gresik Mohammad Qosim foto bersama seniman pelukis saat berkunjung di Gedung WEP, Jl Jaksa Agung Suprapto, Gresik, Jumat (7/10/2016). 

SURYA.co.id | GRESIK - Seniman lukis di Kabupaten Gresik masih bingung untuk mencari tempat berekspresi dan tempat berkumpul.

Sebab, sampai saat ini wadah seniman yaitu Dewan Kesenian Gresik (DKG) masih mati suri.

"Seniman sekarang ini masih disuruh kerja keras. Seniman sekarang disuruh mikir, cari duit sendiri dan memasarkan karyanya sendiri. Tidak seperti di Malaysia, seniman itu selalu diperhatikan kesejahteraannya oleh pemerintah," kata Kris Adji AW, Ketua Yayasan Masyarakat Pecinta Sejarah dan Budaya Gresik ( Mataseger), Jumat (7/10/2016).

"Sebab seniman itu dalam menuangkan ide dan gagasannya juga seperti pendakwah. Seniman menyampaikan ide dan gagasan melalui karyanya dengan pesan-pesan tersirat. Bisa lewat lukisan dan bisa lewat karya puisi," imbuhnya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Melihat betapa pentingnya kesenian dalam perkembangan jaman, para seniman di Gresik tidak pernah menyerah untuk berkarya.

Walaupun dukungan dari pemerintah Kabupaten Gresik sangat menim. Padahal dukungan dari pemerintah daerah sangat diperlukan untuk pengembangan seniman.

"Perlunya sangat seni, sehingga para seniman, baik seni lukis, seni puisi dan seni tari dapat belajar dan menampilkan karyanya tanpa harus bersusah payah. Seniman diperas untuk bekerja keras mencari dananya, membuat karya dan disuruh membuat kegiatan sendiri. Kalau ada perhatian dari Pemkab Gresik maka akan lebih ringan," imbuhnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Aris Sulistianto, yang akrab disapa Daboel, panitia pameran seni lukis dengan tema 'Spirit AcTual' di gedung Wahana Ekspresi Poesponegiro (WEP), Jl Jaksa Agung Suprapto, Gresik, mengatakan bahwa seniman itu sangat kreatif untuk mengembangkan karyanya, tapi jika tidak kurangnya dukungan dari Pemerintah Daerah maka tidak bisa berkembang secara maksimal.

"Ini aja untuk melaksanakan kegiatan pameran seni lukis untuk mempromosikan karya seniman sendiri sangat susah. Sekarang ini sketsel masih belum ada. Tempat untuk menampung hasil karya juga belum ada. Kabarnya Disbudparpora sudah menganggarkan untuk membuat sketsel," kata Aris Sulistianto.

Sementara, Wakil Bupati Gresik, Mohammad Qosim, mengatakan bahwa Pemkab Gresik sangat mendukung kegiatan seniman.

"kita mengapresiasi karya-karya seniman, sebab dampaknya yang besar. Dari kesenian dapat dilihat potensi suatu daerah. Bakat pelukis bisa berkembang. Sehingga masing-masing seniman memberikan pengalaman dan ilmu kepada masyarakat," katanya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

"Pameran ini bisa mendidik masyarakat. Bisa dihargai oleh segenap masyarakat, memberikan hiburan lada masyarakat dan meningkatkan roda ekonomi masyarakat sebab terjadi transaksi jual beli," imbuh Qosim.

Qosim yang gemar dengan kesenian juga menegaskan bahwa karya seni itu sangat bagus sebab bisa menambah keindahan alam.

"Kami berharap ini terus ditingkatkan, karena melalui seni, hidup ini menjadi indah. Pada sisi yang lain, juga mengenalkan Kabupaten Gresik pada masyarakat umum sehingga pada saat yang akan datang akan mencontoh seniman Gresik. Pemerintah memberikan suport melalui dinas Disbudparpora. Ada dewan kelainan Gresik. Sehingga antar kesenian bisa bersinergi," katanya.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved