Breaking News:

Berita Bisnis

Sektor UMKM dan Perdagangan Antar Pulau, Penyokong Utama Pertumbuhan Ekonomi Jatim

Di tengah kondisi ekonomi yang sangat tidak menentu sektor UMKM masih dapat bertahan stabil.

panitia
Jatim Fair 2016 di Grand City Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pertumbuhan positif Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jawa Timur (Jatim) memberikan kontribusi yang cukup besar dalam menopang perekonomian Jatim.

Sehingga dalam setiap kesempatan, Pemprov Jatim selalu menggandeng UMKM untuk memberikan fasilitas pengembangan pasarnya.

"Seperti Jatim Fair 2016 yang ke 7 ini. Kami memberikan kesempatan kepada UMKM untuk mengembangkan pasarnya," jelas Gubernur Jatim Soekarwo di sela pembukaan pameran Jatim Fair ke 7 di mal Grand City, Surabaya, Kamis (6/10/2016) malam.

Pameran dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Jatim ke 71 itu, pejabat yang akrab disapa Pakdhe Karwo itu menyebutkan, melalui pameran, secara tidak langsung mengangkat produksi UMKM di Jatim dan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi Jatim.

"Semester I tahun 2016, pertumbuhan ekonomi di Jatim adalah 5,2 persen, kami berharap sampai akhir tahun nanti mencapai 5,7 persen," lanjut Pakdhe Karwo.

Saat ini, salah satu penggenjot pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur adalah sektor UMKM.

Di tengah kondisi ekonomi yang sangat tidak menentu sektor UMKM masih dapat bertahan stabil.

Selama enam bulan ini transaksi yang terjadi di Jawa Timur di sektor UKM sebesar Rp 260,9 triliun atau sekitar Rp 21 triliun.

Sedangkan transaksi perdagangan barang dan jasa sebesar Rp 209 tahun. Dan transaksi dari luar yang masuk ke Jawa Timur sebesar Rp 460 triliun.

"Saya optimistis hingga akhir tahun bisa 1000 triliun, atau naik 17 persen," tambah Pakdhe.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved