Peristiwa Surabaya

Truk Aspal Terbakar, 7 PMK Dikerahkan, Dua Luka, Titik Api Diduga dari Mesin Aspal

"Dugaan sementara kami, titik api berasal dari alat pemanas aspal yang berdekatan dengan pengisian tangki BBM truk," kata Ari Bekti.

Truk Aspal Terbakar, 7 PMK Dikerahkan, Dua Luka, Titik Api Diduga dari Mesin Aspal
surya/rizki mahardika
Petugas memadamkan api di bangkai truk, Kamis (6/10/2016). 

Caption foto : petugas Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Surabaya sedang mengevakuasi kebakaran truk fuso bermuatan aspal di Tambak Langon Indah No 26 Tambak Oso Wilangon Benowo Surabaya sekitar pukul 14.40 WIB, Kamis (6/10/2016).

SURYA.co.id l SURABAYA - Terjadi kebakaran truk fuso dengan nomor polisi L 8125 UY di Jalan Tambak Langon Indah No 26 Tambak Oso Wilangon Benowo Surabaya, Kamis (6/10/2016) sekitar pukul 14.40 WIB.

Dari keterangan beberapa saksi, saat itu sopir truk pengangkut aspal sedang memarkirkan truknya di Pergudangan Mutiara.

"Saat itu memang kondisi truk memang sedang kosong. Namun, alat peleleh aspal yang ada di dalam tangki truk tersebut memang sedang dinyalakan oleh Nanang (sopir truk,red). Kemudian Badi (kernet truk,red) saat itu sedang mengisi BBM truk tersebut. Tak lama kemudian, timbullah ledakan dari tangki truk tersebut," ujarnya Jemmy, pengawas pergudangan mutiara tersebut.

Kepala UPTD PMK Pasar Turi Ari Bekti mengatakan, ia mendapat laporan telah terjadi kebakaran truk bermuatan aspal di Pergudangan Mutiara.

"Dugaan sementara kami, titik api berasal dari alat pemanas aspal yang berdekatan dengan pengisian tangki BBM truk, hingga membuat api langsung merambat ke tangki truk tersebut," katanya.kepada Surya.co.id.

Sebanyak tujuh mobil pemadam kebakaran langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian dan api berhasil dipadamkan pada pukul 15.00 WIB.

Kapolsek Asemrowo, Kompol Bambang C Utomo mengatakan, dalam kasus kebakaran ini ada dua korban luka ringan.

"Saat ini kedua korban dibawa menuju RS Mujirahayu untuk mendapat perawatan lebih lanjut. Dan ditaksir kerugian dalam kebakaran tersebut mencapai Rp 50 juta," pungkasnya.

Penulis: Rizki Mahardi
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved