Senin, 11 Mei 2026

Citizen Reporter

Mengagumi Opel Kapitan Antik si Kapiten

salah satu koleksi menarik di Museum Tugu Pahlawan adalah Opel Kapitan, mobil antik buatan Jerman yang dulunya menjadi kendaraan Bung Tomo...

Tayang:
Editor: Tri Hatma Ningsih
koleksi rintahani johan pradana
Opel Kapitan Bung Tomo 

Reporter : Rintahani Johan Pradana
Mahasiswa Pascasarjana Universitas Negeri Malang

TUGU Pahlawan menjadi ikon tersendiri bagi Surabaya, bahkan Jawa Timur. Pengunjung yang datang ke kawasan ini akan disambut patung Bung Karno dan Bung Hatta yang berdiri tegak di antara dua pintu gerbang.

Berjalan-jalan lebih jauh di area lapangan Tugu Pahlawan, pengunjung dapat melihat berbagai patung tokoh Surabaya serta beberapa kendaraan perang lainnya.

Mulai patung Doel Arnowo (Wali Kota Surabaya), Gubernur Suryo (Gubernur Pertama Provinsi Jawa Timur), Bung Tomo dan patung beberapa tokoh militer lainnya.

Di antara deretan patung dan kendaraan perang tersebut, ada satu koleksi yang sangat menarik dan berbeda dari koleksi lainnya. Yaitu mobil Opel Kapitan warna hitam yang ditempatkan di kawasan barat Tugu Pahlawan.

Mobil buatan Jerman ini merupakan kendaraan milik Bung Tomo. Dari berbagai literatur terkait jenis mobil ini, diketahui Opel Kapitan merupakan mobil mewah pada masanya dan dibuat sekitar tahun 1956.

Sebelum mempercantik kawasan Tugu Pahlawan, mobil yang diperkirakan mampu berjalan dengan kecepatan 140 km/jam ini sempat berada di Malang. Tak mengherankan apa bila plat nomor kendaraan milik Bung Tomo ini pun sesuai dengan area nomor kendaraan Malang, yaitu N 1708.

Selama berada di Malang, kondisi mobil ini sangat memprihatinkan, banyak sparepart maupun aksesori mobil yang rusak bahkan hilang.

Bambang Sulistomo, Putra kedua Bung Tomo, akhirnya menghibahkan mobil tersebut sebagai koleksi bagi Tugu Pahlawan pada bulan Oktober 2010 dan diresmikan sebagai bagian dari koleksi di monumen Tugu Pahlawan pada 10 Nopember 2010.

Hingga kini pengunjung bisa melihat keberadaan mobil Opel Kapitan milik tokoh yang juga pernah menjadi Menteri Negara Urusan Bekas Pejuang Republik Indonesia, 1955 hingga 1956.

Keberadaan mobil ini pun setidaknya mengajak pengunjung untuk mengenal sisi lain Bung Tomo, sang Kapiten dalam pertempuran 10 Nopember 1945 yang ternyata juga menggemari mobil antik.

 

Sumber: Surya Cetak
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved