Berita Bisnis
Biaya Kuliah Picu Inflasi di Jatim, Ini Penjelasan BPS
Pada bulan September, hanya kelompok bahan makanan saja yang mengalami deflasi sebesar 0,89 persen.
Penulis: Mujib Anwar | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id | SURABAYA - Pengeluaran biaya kuliah di perguruan tinggi menjadi pemicu tertinggi terkereknya inflasi di Jatim.
Ini terungkap dari data yang disampaikan BPS Jatim, Senin (3/10/2016) tentang perkembangan indeks harga konsumen (IHK) atau inflasi Jatim bulan September 2016.
Kepala BPS Jatim Teguh Pramono mengatakan, sepanjang bulan September, Jatim mengalami inflasi sebesar 0,16 persen.
Angka ini lebih rendah dibanding inflasi September 2015 yang tercatat 2,35 persen.
"Nilai inflasi didapat, karena dari delapan kota IHK, tujuh mengalami inflasi dan hanya satu yang deflasi," ujarnya, di kantornya.
Menurut Teguh, inflasi tertinggi terjadi di Jember 0,22 persen, Kota Kediri 0,21, Surabaya 0,18, Kota Malang 0,17, Kota Madiun 0,16, dan Sumenep 0,04.
Sedangkan inflasi terendah terjadi di Banyuwangi, yakni hanya 0,02 persen.
"Untuk deflasi, hanya terjadi di Kota Probolinggo, yakni sebesar 0,14 persen," jelasnya.
Dikatakan, dari tujuh kelompok pengeluaran, enam mengalami inflasi dan hanya satu saja yang deflasi.
Kelompok yang mengalami inflasi tertinggi adalah pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 1,73 persen.
Setelah itu, baru disusul kelompok lain. Yakni, kelompok mamin, rokok dan tembakau 0,45 persen. Lalu kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,27 persen.
Kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan 0,25 persen. Kelompok kesehatan 0,11 persen. Inflasi terendah di kelompok sandang, hanya 0,04 persen.
"Pada bulan September, hanya kelompok bahan makanan saja yang mengalami deflasi sebesar 0,89 persen," imbuhnya.
Dari sisi komoditas, yang punya andil terbesar memicu terjadinya inflasi adalah biaya akademis/perguruan tinggi, tarif pulsa ponsel, bawang merah, batu bata, kontrak rumah, bawang putih, pizza, cabai merah, minyak goreng, dan rokok.
Khusus pendidikan, Teguh menyebut kontribusinya cukup besar, karena sepanjang bulan September adalah waktu masuk tahun ajaran baru untuk perguruan tinggi.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/ilustrasi-ijazah_20160428_193204.jpg)