Breaking News:

Berita Tuban

Warga Berebut, Kapolres Tuban Sibuk Bersihkan Ceceran Jeruk yang Tumpah di Jalan

Jeruk yang dikemas dalam peti tumpah ke jalan. Warga dan pengendara yang ada di sana berebut jeruk yang masih utuh.

Penulis: Iksan Fauzi | Editor: Musahadah
surya/iksan fauzi
Kecelakaan antara truk tronton dengan truk pengangkut jeruk di Jalan Tuban-Widang KM 9-9 Dusun Pakah, Desa Gesing, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban menyebabkan kemacetan panjang sekitar 2 kilometer. 

SURYA.co.id I TUBAN - Kecelakaan terjadi antara truk tronton dengan truk pengangkut jeruk di Jalan Tuban-Widang KM 9-9 Dusun Pakah, Desa Gesing, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Minggu (2/10/2016).

Kecelakaan ini menyebabkan kemacetan sekitar 2 kilometer.

Truk tronton bernomor polisi W 8233 UC dikemudikan Sarno (60) warga Desa Sambongrejo RT 01 RW 02 Kecamaran Semanding mengangkut es krim yang akan dikirim ke wilayah Malang.

Sedangkan truk pengangkut jeruk bernomor polisi DK 9483 FI dikemudikan oleh Jayadi (56) warga Desa Patas, Kabupaten Singaraja, Bali mengangkut jeruk. Jeruk tersebut rencananya akan dikirim ke Semarang.

Kemacetan panjang terjadi karena dua kendaraan pengangkut itu bertabrakan persis di tengah badan jalan.

Sedangkan jeruk yang dikemas dalam peti tumpah ke jalan. Warga dan pengendara yang ada di sana berebut jeruk yang masih utuh.

"Tadi banyak yang rebutan jeruk. Ada yang mengangkut menggunakan kaos dan topinya," kata Kartono saat melintas di sana.

Ada pula tumpahan dan ceceran jeruk yang berserakan di tengah jalan. Agar tidak membahayakan pengendara, petugas Pemadam Kebakaran (PMK) mengeluarkan dua mobil tangki PMK untuk menyemprotkan air ke ceceran jeruk.

Kapolres Tuban, AKBP Fadly Samad beserta anggotanya turut membersihkan ceceran jeruk tersebut menggunakan papan.

Kepala Unit Kecalakaan Lalu Lintas Polres Tuban, Iptu Nungky Sambodo mengungkapkan, kecelakaan terjadi karena sopir truk pengangkut jeruk, Jayadi melanggar batas marka jalan pada saat menikung.

"Pada saat berada di jalan menikung, dia (Jayadi) berusaha kembali ke badan jalan, namun, kendaraannya oleng ke kanan dan tidak terkendali. Truk lalu berjalan di lajur kanan. Saat bersamaan ada truk tronton di depannya," ungkap Nungky.

Usai tabrakan dengan truk tronton, truk pengangkut jeruk tetap melaju lalu bertabrakan dengan bus Indonesia bernomor polisi L 7564 UV yang dikemudikan oleh Dahwa (28) warga Desa Candimulyo RT 02 RW 03 Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang.

Kecelakaan itu menyebabkan Jayadi mengalami patah tulang pada kedua kakinya lalu dibawa ke RSUD Dr Koesma.

Bagian kepala truk pengangkut jeruk ringsek dan bak muatnya sebelah kiri patah hingga menyebabkan peti berisi jeruk tumpah ke jalan.

"Kami pekirakan kerugian akibat kecelakaan lebih dari Rp 50 juta," bebernya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved