Senin, 20 April 2026

Berita Surabaya

Pengelola Wisma Membantah Ada Penyekapan Remaja Putri Berseragam Sekolah

Wisma itu memiliki 13 kamar. Tujuh kamar disewakan dengan cara pembayaran bulanan. Sedangkan enam kamar disewakan dengan cara pembayaran harian.

Penulis: Zainuddin | Editor: Musahadah
surya/zainuddin
Polisi melakukan olah TKP di dua kamar wisma, Sabtu (1/10/2016) malam. 

SURYA.c.id I SURABAYA - Penyewa kamar 101 dan kamar 102 wisma di Jalan Cimanuk, Surabaya diketahui bernama Juli. Pria yang masih buron ini membayar uang sewa setiap hari.

Pengelola wisma, Agus Sulistyo mengatakan dua kamar itu disewa sejak dua pekan lalu. Dia tidak melihat hal mencurigakan selama Juli menyewa dua kamar itu.

Agus tidak tahu nama-nama orang yang berada di dua kamar.

Agus hanya tahu ada pria bernama Juli. Sebab, hanya Juli yang menyerahkan kartu identitas saat menyewa kamar itu. Sedangkan tujuh orang lainnya tidak menyerahkan kartu identitas.

Agus tidak tahu jumlah pasti orang yang berada di dua kamar. Agus hanya tahu dua wanita setiap hari berada di wisma. Dua wanita lain sering keluar-masuk wisma.

"Saya tidak tahu jumlah prianya. Sering ganti-ganti orang," kata Agus, Sabtu (1/10/2016) malam.

Agus memastikan tidak ada penyekapan di wisma tersebut. Empat remaja putri di dua kamar itu bebas keluar-masuk kamar. Termasuk dua remaja putri yang berada di kamar setiap hari.

"Saya tidak pernah melihat ada yang memakai seragam sekolah," tambahnya.

Perlu diketahui, wisma itu memiliki 13 kamar. Tujuh kamar disewakan dengan cara pembayaran bulanan. Sedangkan enam kamar disewakan dengan cara pembayaran harian.

Kamar 101 dan kamar 102 adalah kamar yang disewa harian. Penyewa kamar membayar sebesar Rp 150.000 per hari.

"Penyewa dua kamar itu juga membayar setiap pagi. Tapi yang membayar Juli atau lainnya, saya tidak tahu karena membayarnya langsung ke resepsionis," terang Agus.

Diberitakan sebelumnya, Wisma ini digerebek polisi setelah ada remaja berinisial FN (bukan RK, red.) menghubungi keluarga.

Remaja berusia 16 tahun ini tidak pulang selama dua pekan. RK mengaku disekap dan disiksa oleh tiga pria di wisma tersebut.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved