Berita Unik
Kasihan, Karena Alergi Sinar Matahari Dua Bayi Ini Harus Hidup Dalam Gelap
Sebab, setiap kali terpapar sinar matahari secara langsung, wajah mereka akan membengkak dan merasakan sakit yang luar biasa akibat ruam yang muncul
Penulis: Eben Haezer Panca | Editor: Eben Haezer Panca
SURYA Online, INGGRIS - Bagi dua bayi lelaki bersaudara asal Yorkshire, Inggris,, Vincent dan Zakkery, matahari akan menjadi barang yang paling mereka takuti seumur hidup.
Sebab, setiap kali terpapar sinar matahari secara langsung, wajah mereka akan membengkak dan merasakan sakit yang luar biasa akibat ruam yang muncul berikutnya.
Dalam dunia medis, kondisi yang dialami dua bocah ini disebut EPP atau Erythropoietic Protoporphyria.
Karena penyakit tersebut, dua bersaudara yang masing-masing berumur 22 bulan dan 10 bulan ini pun tidak bisa bermain-main di luar seperti anak seusia mereka pada umumnya.
Lisa Mason, ibu dua bocah tersebut mengatakan, karena anak-anaknya tidak bisa terkena sinar matahari, sehari-hari mereka harus tetap tinggal di dalam rumah.
Karena itu di dalam rumah mereka pun disiapkan berbagai permainan, termasuk kolam renang mini yang terbuat dari plastik yang ditempatkan di ruang tamu.
"Kami tidak bisa mengajak mereka pergi berbelanja kecuali dengan menaruh mereka di kereta dorong yang benar-benar tertutup," katanya seperti dikutip dari kidspot.com.
"Semua ini artinya mereka tidak akan pernah melihat dunia. Sungguh kehidupan yang sangat sulit untuk mereka," tambahnya.
Namun adakalanya kedua bocah yang bosan terus menerus berada di dalam rumah ini juga ingin bermain di luar.
Ketika ini terjadi, orangtua mereka harus menyelimuti mereka dengan pakaian yang benar-benar tertutup. Selain itu, mata mereka juga harus ditutupi menggunakan kacamata hitam.
Tak hanya itu, bagi kedua bocah ini rumah pun belum bisa menjadi tempat yang benar-benar aman karena sinar matahari juga bisa menyusup melalui jendela.
Untuk itulah, orangtua keduanya memasang kaca film di jendela agar sinar matahari yang masuk ke dalam rumah tidak terlalu banyak sehingga membahayakan kesehatan VIncent dan Zakkery.
Selain itu, untuk penerangan di dalam rumah, orangtua mereka hanya menggunakan lampu LED yang benar-benar aman untuk dua bayi ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/alergi-matahari_20160929_181710.jpg)