Berita Tuban

Ribuan Warga Pesisir Tuban Gelar Tradisi Larung Sesaji, Ini Alasannya

“Perjalanan menuju ke tengah pulang pergi sekitar satu setengah jam,” ujar Supiyono, nelayan yang sudah berusia 60 tahun kepada Surya (TRIBUNnews.com

Ribuan Warga Pesisir Tuban Gelar Tradisi Larung Sesaji, Ini Alasannya
surya/Iksan Fauzi
Miniatur perahu berisi sesaji di larung nelayan Tuban 

Seiring riuhnya warga yang mengiringi prosesi larung sesaji, cuaca di sekitar laut Tuban kala itu cerah.
Puluhan perahu nelayan berbendera warna warni yang ditumpangi ribuan warga berjalan beriringan.

Deru suara mesing perahu berlomba menyemarakkan ritual tersebut.

Setiba di titik yang diinginkan, miniatur perahu nelayan dilepaskan oleh empat pemuda. Peserta larung lainnya ikut terjun ke laut. Tak terkecuali anak-anak kebanyakan yang berusia di bawah 10 tahun.

Ketua Panitia Larung, Joko Wiratno Widodo mengungkapkan, kegiatan larung sesaji merupakan tradisi masyarakat pesisir Tuban sebagai wujud rasa syukur kepada ilahi.

Tradisi itu sengaja dipertahankan agar nelayan tetap guyub dan rukun.

“Melalui tradisi ini, kami juga mengajak nelayan melestarikan peninggalan leluhur serta menjaga laut sebagai tempat mencari nafkah,” katanya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Iksan Fauzi
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved