Jumat, 10 April 2026

Berita Unike

Mengharukan, Pria Ini Rawat Ratusan Kucing Korban Perang di Suriah

mulanya Jaleel hanya merawat sekitar 30 ekor kucing. Setahun kemudian, semakin banyak kucing yang datang kepadanya, bahkan jumlahnya mencapai ratusan.

BBC
Kucing-kucing di Allepo, Suriah, yang dirawat Jaleel. 

SURYA Online, SURIAH - Konflik berkepanjangan yang berlangsung di Suriah, telah menyebabkan banyak korban jiwa berjatuhan.

Selain itu, mereka yang masih bertahan hidup, juga kehilangan tempat tinggal yang aman.

Namun tidak hanya menyusahkan manusia, derita yang sama juga dialami oleh kucing-kucing di negara tersebut.

Perang berkepanjangan menyebabkan mereka kehilangan tuan, kehilangan rumah, dan sulit mencari makan.

Namun kalau bisa bersyukur, kucing-kucing di Allepo, salah satu kota di Suriah, pasti akan berterimakasih kepada Mohammad Alaa Jaleel.

Pria tersebut dengan sukarela merawat kucing-kucing liar yang terlantar.

Dikutip dari BBC, mulanya Mohammad Alaa Jaleel hanya merawat sekitar 30 ekor kucing.

Tetapi setahun kemudian, semakin banyak kucing yang datang kepadanya, bahkan jumlahnya mencapai ratusan ekor.

"Orang-orang yang tahu aku suka kucing, datang membawa kucingnya dan meninggalkannya di tempatku," katanya.

Dalam wawancara dengan BBC tersebut, Jaleel bercerita bahwa pernah suatu kali seorang gadis kecil datang kepadanya membawa seekor kucing yang masih sangat kecil.

Kucing itu terpaksa ditinggalkan di sana karena gadis kecil dan keluarganya tersebut harus pergi ke luar kota meninggalkan Allepo.

"Saat akan pergi, gadis kecil itu menangis. Setelah beberapa lama, aku memotret kucing itu dan mengirimkan fotonya ke gadis kecil yang sudah berada di Turki," sambung Jaleel yang akhirnya dijuluki Manusia Kucing itu. 

Tindakan itu sendiri dilakukan Jaleel juga atas permintaan dari gadis tersebut.

"Dia pernah memintaku untuk mengirimkan foto kucing ini. Dia juga memintaku berjanji untuk mengembalikan kucingnya suatu saat ketika dia kembali ke sini," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved