Kamis, 9 April 2026

Berita Mojokerto

Makelar Tanah Tewas di Kamar Hotel Wilayah Mojokerto, Begini Kondisinya

"Kondisi ketika ditemukan tak pakai pakaian. Wajahnya pucat dan darah keluar dari mulutnya," jelasnya kepada Surya.

Penulis: Sudharma Adi | Editor: Yoni
surya/sudarma adi
olisi saat mengevakuasi jasad korban dari kamar Hotel Wonokerto ke RSUD dr Soekandar Mojosari dan memasang police line di kamar itu, Rabu (28/9/2016) petang. 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Seorang tamu yang menginap di Hotel Wonokerto, Desa Wonokerto, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto ditemukan tewas di dalam kamar, Rabu (28/9/2016).

Pria yang diketahui bernama Jaman (66), warga Dusun Buluresik, Desa Manduro Manggung Gajah, Kecamatan Ngoro ini meninggal di atas ranjang dengan mulut mengeluarkan darah.

Seorang karyawan hotel itu, Gozi Setiawan (20) menuturkan, ketika ditemukan, posisi korban miring ke kiri di atas ranjang kamar hotel nomor S 11.

"Kondisi ketika ditemukan tak pakai pakaian. Wajahnya pucat dan darah keluar dari mulutnya," jelasnya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network), Rabu (28/9/2016).

Dijelaskan, korban memang chek in sejak Selasa (27/9/2016) sekira pukul 10.00 WIB.

Ketika check in, korban datang sendiri. Lalu, sejak chek in hingga Rabu siang tadi, korban tak pernah terlihat.

"Karena sudah waktunya chek out, sekira pukul 12.00 WIB siang tadi saya berusaha membangunkan korban," ujarnya.

Hanya saja, ketika dia berusaha membangunkan korban dengan mengetuk pintu kamar, rupanya tak direspons korban.

Sedangkan sepeda motor Honda GL milik korban, rupanya masih terparkir di depan kamar itu.

"Setelah itu, sekira jam 14.00 WIB saya ketuk lagi, tetap tak ada respons. Pintu kamar tertutup tapi tak dikunci. Karena perasaan saya tak enak, akhirnya sejam kemudian saya buka," paparnya.

Saat pintu kamar dibuka, dia lalu terkejut, karena korban sudah tak bernyawa. Dia pun melaporkan kejadian ini ke manajemen hotel dan diteruskan ke polisi.

Terkait hal ini, Kaur Bin Ops (KBO) Satreskrim Polres Mojokerto, Ipda Agus Setiawan menjelaskan, polisi telah melakukan olah TKP. Dari olah TKP itu, polisi menyita sebotol air mineral, dompet dan pakaian korban, serta sepeda motor korban.

"Kami juga telah memasang garis polisi di kamar korban," katanya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Mengenai penyebab kematian Jaman, polisi belum bisa memastikannya.

Polisi masih akan mengotopsi korban yang sehari-hari menjadi makelar tanah dan sapi itu di RSUD Dr Soekandar, Mojosari.

"Penyebab kematian korban belum bisa disimpulkan. Kami masih menunggu hasil otopsi," pungkasnya.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved