Reportase dari Liverpool

Dari Liverpool untuk Garut

Penggalangan dana ini didukung pula oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia Greater Liverpool (PPI Greater Liverpool) dan juga PPIUK.

Dari Liverpool untuk Garut
yaman suryaman/citizen
Yaman Suryaman (kiri) melakukan penggalangan dana untuk bencana Garut di Liverpool. 

Reportase: Yaman Suryaman
Mahasiswa PhD University of Liverpool
 

MENGINJAK 5 hari semenjak bencana banjir bandang sungai cimanuk menyapu masyarakat kabupaten Garut.

Bencana ini meninggalkan duka bagi masyarakat yang tertimpa bencana. Informasi terakhir yang diterima sudah mencapai 33 orang yang ditemukan meninggal dan puluhan lainnya masih hilang.

Selain banyak nyawa yang menjadi korban bencana banjir ini juga menyapu ratusan rumah yang berada disekitaran tepi sungai Cimanuk dan juga yang berada di dataran rendah di kota Garut seperti Lapangan Paris, Rengganis, Bojong Sudika, Cimacan, dan lain-lain.

Kabar mengenai bencana banjir ini saya dapatkan ketika waktu itu tengah malam pada tanggal 20 September 2016 WIB atau sekitar pukul 5.30 BST (British Summer Time). Kakak saya menelpon saya bahwa rumah dia tergenang banjir sampai atap rumah. Hampir semua barang tidak bisa terselamatkan karena kondisi tengah malam dan air begitu cepat naiknya.

Melihat duka yang terjadi kampung halaman sendiri, di mana tempat saya menghabiskan masa kecil saya di Haurpanggung merupakan salah satu daerah yang paling parah terkena bencana di Garut, saya berinisiasi untuk melakukan penggalangan dana untuk korban bencana alam di Kabupaten Garut.

Penggalangan dana ini didukung pula oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia Greater Liverpool (PPI Greater Liverpool) dan juga PPIUK (Perhimpunan Pelajar Indonesia United Kingdom).

Dana sementara yang baru dikumpulkan sekitar £450. Dana ini berasal dari masyarakat Indonesia yang tinggal di Inggris dan juga sumbangan dari para pelajar yang sedang study di Inggris.

Ada juga warga Negara Inggris yang menjadi teman saya di University of Liverpool turut serta menyumbang untuk bencana ini. Dana ini terkumpul dengan system crowd funding berbasis online. Sehingga dana yang terkumpul bisa terlihat langsung di Internet dengan mengakses ke: https://www.gofundme.com/2q84ccc

Saya akan terus berusaha untuk mengumpulkan dana ini karena dalam tahapan pasca bencana yaitu pada tahap rehabilitasi membutuhkan dana yang sangat besar.

Halaman
12
Editor: Eben Haezer Panca
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved