Jumat, 10 April 2026

Pemkot Surabaya

Taman Surya Dilengkapi Sensor, Taman Diinjak Keluar Suara Peringatan, bila tetap Bandel akan Disiram

"Ïya, sengaja saya kasih begitu. Supaya bisa diperhatikan oleh orang-orang normal yang selama ini tidak mempedulikan tanaman."

Penulis: Rorry Nurwawati | Editor: Parmin
foto:istimewa/humas Pemkot Surabaya
Taman Surya Kantor Balai Kota Surabaya mulai dilengkapi sensor, Minggu (25/9/2016). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam memperhatikan penyandang disabilitas, rupanya tidak main-main. Bila sebelumnya Pemkot memberikan fasilitas berupa kursi dan pendestrian khusus disabilitas, kini Pemkot memberikan satu lagi fasilitas berupa sensor taman.

Sensor taman ini, baru ada di Taman Surya Kantor Balai Kota Surabaya.

Sensor Taman ini bertujuan untuk memberikan tanda bagi para disabilitas, bahwa yang ada dihadapannya adalah sebuah tanaman.

Sensor taman yang dibuat khusus ini, akan mengelurkan bunyi peringatan "Jangan Hinjak Taman".

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan sensor taman ini baru ada di Taman Surya Kantor Balai Kota Surabaya.

Sebanyak 14 bidang petak taman yang ada di Taman Surya Kantor Balai Kota Surabaya mulai dilengkapi dengan sensor.

Sensor yang berbentuk cerobong berwarna hijau yang diletakkan di setiap sudut ini, akan mengeluarkan bunyi bagi para pengunjung yang sengaja atau tidak menginjak tanaman di taman.

Awalnya, sensor akan berbunyi "ting tung" selama tiga kali. Bila pengunjung tersebut bandel maka akan ada air yang keluar untuk menyiram kesemua tanaman.

"Ïya, sengaja saya kasih begitu. Supaya bisa diperhatikan oleh orang-orang normal yang selama ini tidak mempedulikan tanaman. Jadi, sensor itu secara otomatis akan memperingatkan dia saat menginjak tanaman,"jelas Risma kepada Surya.co.id

Inovasi ini lanjut Risma, tidak akan terhenti sampai di sana. Sebab, kedepannya Risma akan menambahkan lagi sensor berupa aroma bunga dan jenis tanaman. Sehingga, para disabilitas akan sangat mudah menemukan macam-macam tanaman.

"Sensornya nanti akan dilengkapi lagi, jadi harapanku kan semua orang itu bisa menikmati taman. Tidak hanya untuk orang normal tapi juga disabilitas. Dengan apa caranya, ya dengan sensor seperti ini,"terang Risma.

Risma menilai, semua orang itu mempunyai hak yang sama untuk menikmati fasilitas yang ada di Pemerintah Kota Surabaya, baik fasilitas berupa taman maupun fasilitas umum lainnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved