Breaking News:

Berita Unik

Ini Calon Manusia Tertinggi di Dunia. Masih Remaja, Tapi Tinggi Badannya Sungguh Menakjubkan

Broc sudah setinggi 5 kaki dan 2 inchi (hampir 1,6 meter saat) masuk ke taman kanak-kanak. Saat dia sudah masuk SMA, tingginya sudah mencapai 7 kaki.

Ruaridh Connellan/Barcroft Images
Broc Brown dan keluarganya 

SURYA Online, MICHIGAN - Broc Brown, seorang remaja berusia 19 tahun asal Michigan, Amerika Serikat, berpeluang menjadi manusia tertinggi di dunia.

Sebab, di usianya yang masih belia tersebut, Broc berhasil mencapai tinggi badan 7 kaki 8 inchi atau sekitar 2,3 meter, dan sampai kini masih terus mengalami pertumbuhan sekitar 6 inchi atau 15 cm pertahun.

Apabila tinggi badannya telah melampaui angka 8 kaki 2 inchi atau sekitar 2,5 meter, maka itu berarti bahwa dirinya telah memecahkan rekor manusia tertinggi di dunia yang masih hidup sampai saat ini, yaitu Sultan Kosen asal Turki.

Tinggi badan Broc yang tidak wajar, disebabkan karena kelainan langka yang memicu terjadinya gigantisme.

Menurut kedua orangtuanya, gejala ini sudah terlihat ketika remaja tersebut masih balita dan duduk di bangku taman kanak-kanak.

"Broc sudah setinggi 5 kaki dan 2 inchi (hampir 1,6 meter saat) masuk ke taman kanak-kanak. Saat dia sudah masuk SMA, tingginya sudah mencapai tujuh kaki. Pertumbuhannya sekitar 6 inchi per tahun," ujar Darci, ibu Broc, seperti dikutip dari Dailymail.

Sepatu khusus untuk Broc Brown

"Ini adalah kelainan genetik dan tidak ada yang bisa menghentikan pertumbuhannya. Aku juga tidak tahu apakah tinggi badannya akan berhenti tumbuh," sambungnya.

Dokter yang pernah memeriksa Broc mengatakan bahwa remaja itu didiagnosa mengalami sindrom Sotos atau yang juga dikenal dengan cerebral gigantisme. Kondisi seperti ini umumnya hanya terjadi kepada satu dari 15.000 orang.

Kondisi yang demikian menyebabkan Broc kesulitan mendapatkan pakaian dan perlengkapan busana yang sesuai dengan ukurannya.

Karena itu, seluruh pakaian, sepatu, dan kaus kaki yang dimilikinya, dibuat dengan pesanan khusus sesuai ukurannya.

Tidak cuma busana, di rumahnya juga tersedia perabot-perabot khusus yang didesain sesuai dengan ukuran tubuhnya. Misalnya kursi, ranjang, dan meja.

Tetapi, ada persoalan lain yang belum bisa terjawab, yaitu masa depan Broc.

Dengan tinggi badannya yang menjulang, Broc sulit mendapatkan pekerjaan.

"Padahal aku sangat ingin berkerja. Aku ingin bekerja di toko peralatan olahraga atau semacamnya. Menjadi kasir atau apapun yang bisa dikerjakan. Pokoknya, aku hanya ingin memiliki pekerjaanku sendiri," kata Broc.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved