Senin, 13 April 2026

Berita Pasuruan

Truk Vs Fortuner, Inilah Pengakuan Sopir Truk Muat Garam

"Sudah saya kasih tanda, tapi dia tetap aja menyalip dan mengambil sebagian jalan. Saya berusaha menghindar tapi tetap ditabrak sama Fortuner itu," te

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Yoni
surya/galih lintartika
RINGSEK: Toyota Fortuner rusak paska terlibat kecelakaan di Jalan Ir H Juanda, Pasuruan. 

SURYA.co.id | PASURUAN - Umar, soopir truk Nopol N 8716 UW yang terlibat kecelakaan di Jalan Ir H Juanda, Pasuruan, Rabu (21/9/2016), sangat shock pasca selamat dari kecelakaan maut.

warga Pelabuhan, Pasuruan mengalami luka ringan yang dialami bapak dua anak ini. Luka itu terlihat di wajah, tangan dan kakinya.

"Saya mau ke arah Probolinggo kirim garam di sana dari pelabuhan," katanya kepada Surya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Dia mengaku kaget sesampainya di lokasi kejadian. Ia melihat Fortuner dari arah berlawanan melaju dengan kecepatan tinggi dan melewati marka jalan.

Saat itu, itu ia sudah memberikan lampu peringatan, namun tidak dihiraukan mobil tersebut.

"Sudah saya kasih tanda, tapi dia tetap aja menyalip dan mengambil sebagian jalan. Saya berusaha menghindar tapi tetap ditabrak sama Fortuner itu," terangnya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Ia menjelaskan, Fortuner ini menabrak bagian kanan truknya.

Lampu, dan bumper pun pecah. Tidak hanya itu, ban depan truk langsung meletus. Akibatnya, laju truknya pun tidak stabil dan oleng ke kanan.

Ia menyebut truknya berhenti di seberang jalan atau depan Indomaret.

"Saya menduga sopir Fortuner itu mengantuk. Sudah jelas ada truk di depannya masih aja nekat. Beruntung tadi waktu tahu ban saya bocor, langsung banting ke kanan dan langsung berhenti," tuturnya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Sementara itu, pengendara sepeda motor roda tiga, Imam Syafii (24) warga Pasuruan ini tidak terlibat langsung dalam insiden kecelakaan ini. Namum, ia mengaku berada di belakang truk yang ditabrak Fortuner.

"Saya tahunya itu suara benturan cukup keras, dan melihat depan ada tabrakan. Spontan saya banting setir ke kiri tanpa memikirkan apa yang ada di kiri saya," katanya.

Paska setir motor dibanting ke kiri, muatan sepeda motor roda tiga berupa kerikil langsung tumpah ke jalan.

Imam pun sempat terpental beberapa meter dari lokasi terbaliknya sepeda motornya. Ia mengalami luka lecet di tangan dan kakinya. Kaus abu - abu yang ia kenakan sobek di bagian depan dan belakangnya.

"Saya tadi hanya berfikir bagaimana caranya agar tidak menabrak mobil dan truk ini, makanya saya menghindar dan membanting setir ke kiri," pungkasnya.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved