Berita Jombang

Santri Tewas Tersambar KA, Alumni Santri Desak Polisi Usut Kasusnya

"Di KUHP pasal 359 jelas menyebut soal kelalaian itu. Barang siapa karena kesalahannya atau kealpaannya menyebabkan orang lain mati, diancam pidana pe

Santri Tewas Tersambar KA, Alumni Santri Desak Polisi Usut Kasusnya
SURYA/Sutono
TERSAMBAR KERETA API - Honda Beat warna merah nopol S 6142 YU milik korban Ipung Prastiwi (23), warga Dusun Kedungrejo, Desa Tanjunggunung, Kecamatan Peterongan, Jombang. 

SURYA.co.id | JOMBANG - Tewasnya Adil Ramadana Firdaus (19), santri Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang, akibat tersambar kereta api (KA) di perlintasan KA pada Senin petang (19/9/2016) memicu reaksi, Jaringan Alumni Santri Jombang (JAS-iJO).

Mereka mengecam PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan Pemerintah Daerah Kabupaten Jombang yang dinilai mengabaikan keselamatan pengguna jalan.

Karena itu mereka mendesak PT KAI dan Pemkab Jombang lebih memperhatikan keselamatan pengguna jalan di perlintasan kereta api.

"Semua perlintasan kerata api di Jombang seharusnya berpalang pintu,” tegas koordinator JAS-iJO, Aan Anshori kepada Surya (TRIBUNnews.com Network), Selasa (20/9/2016).

Kecuali itu, JAS-iJO juga mendesak aparat hukum untuk melakukan pengusutan. Ini terkait dugaan kelalaian yang mengakibatkan meninggalnya seseorang.

"Di KUHP pasal 359 jelas menyebut soal kelalaian itu. Barang siapa karena kesalahannya atau kealpaannya menyebabkan orang lain mati, diancam pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun,” ungkap Aan kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Diketahui, santri Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Desa Tambakberas Kecamatan Jombang, Adil Ramadana Firdaus (19), tewas akibat tersambar kereta api di perlintasan kereta api tanpa pintu Desa Glagahan Kecamatan Perak, Senin petang (19/9/2016).

Saat itu, siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri Tambakberas itu hendak pulang ke rumahnya di Desa Gadingmangu.

Diduga karena tidak menyadari bahaya yang sedang mengancam, ia melintasi rel begitu saja tepat pada saat KA Rapih Dhoho datang dari barat.

Ia terlempar 50 meter dan dit eukan tewas seketika dengan sejumlah luka di tubuh. Sementara motor korban rusak parah. Jenazah korban langsung dievakuasi ke RSUD untuk mendapat visum.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Sutono
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved