Berita Gresik

Jual Sabu 0,4 gram, Nor Hakim Dituntut 7 Tahun Penjara dan Denda Rp 1 Miliar

“Mengajukan keberatan yang mulia. Berikan waktu sepekan lagi,” kata Lina saat Surya (TRIBUNnews.com Network) menghadiri persidangan tersebut.

Jual Sabu 0,4 gram, Nor Hakim Dituntut 7 Tahun Penjara dan Denda Rp 1 Miliar
surya/sugiyono
Nor Hakim terlihat tenang mendengar tuntutan jaksa yang menghukum 7 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar saat sidang di PN Gresik, Senin (19/9/2016). 

SURYA.co.id | GRESIK - Nor Hakim (23), warga dusun Suko, Desa Jeruk Porot, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, Pulau Madura, dituntut hukuman oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Gresik 7 tahun penjara dan dnda Rp 1 miliar, subsidr hukuman 6 bulan.

Tuntutan seberat itu karena terdakwa mengedarkan sabu seberat 0,4 gram.

“Dari keterangan saksi dan bukti-bukti dalam persidangan, terdakwa Nor Hakim melanggar Pasal 114 ayat( 1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Menuntut terdakwa Nor Hakim dengan hukuman penjara 7 tahun dan denda Rp 1 miliar, subsider 6 bulan kurungan,” kata JPU Kejari Gresik Mansyur, saat membacakan tuntutan kepada terdakwa Nor Hakim di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Gresik yang diketuai I I Gede Putu Astawa, Senin (19/9/2016).

Mendengar tuntutan hukuman tersebut, terdakwa Nor Hakim diberi kesempatan untuk berbincang-bincang dengan penasehat hukumnya dari pos bantuan hukum (Posbakum) Al Banna yang diwakili Lina Kamila.

“Mengajukan keberatan yang mulia. Berikan waktu sepekan lagi,” kata Lina saat Surya (TRIBUNnews.com Network) menghadiri persidangan tersebut.

Mendengar jawaban tersebut, Ketua majelis hakim PN Gresik I Putu Gede Astawa, meminta agar terdakwa Nor Hakim juga menuliskan sendiri permohonan keringanan hukuman.

“Silahkan nanti terdakwa juga tuliskan permohonan keringanan hukumannya. Berikan majelis hakim untuk mempertimbangkan putusan. Sidang dilanjutkan pekan depan,” kata I Putu Gede Astawa kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Perbuatan terdakwa Nor Hakim menjual sabu-sabu di Gresik diketahui anggota Satnarkoba Polres Gresik sejak April 2016.

Terdakwa sehari-hari bekerja sebagai penjual buku bacaan anak-anak di simpang empat kebomas. Karena masih kurang pendapatannya, akhirnya sambil menjual sabu-sabu.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Sugiyono
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved