Berita Gresik

Kapolres Gresik: Tingkatkan Pemberantasan, Indonesia Darurat Narkoba

“Terus tingkatkan pemberantasan pengguna narkoba. Indonesia sudah darurat narkoba. Kasihan keluarga dan korban penggunaan narkoba,” kata Adex Yudiswan

surya/sugiyono
Para tersangka narkoba digiring ke Mapolres Gresik. 

SURYA.co.id | GRESIK – Kapolres Gresik AKBP Adx Yudiswan, meminta jajaran Satnarkoba terus meningkatkan penangkapan terhadap pelaku dan pengguna narkoba. Sebab, obat-obat terlarang sudah merasuk ke generasi muda Indonesia khususnya Kabupaten Gresik dengan ikon ‘Kota Santri’.

“Terus tingkatkan pemberantasan pengguna narkoba. Indonesia sudah darurat narkoba. Kasihan keluarga dan korban penggunaan narkoba,” kata Adex Yudiswan, saat meresmikan kantor Satnarkoba Polres Gresik, Jumat (16/9/2016).

Secara khusus mantan Kapolres Luwu, Sulawesi Selatan, ini tidak menargetkan jumlah tersangka yang harus ditangkap. Tapi, dia meminta jajaran Satnarkoba meningkatkan penangkapan para pelaku pengguna narkoba.

“Ditingkatkan ya,” imbuhnya.

Seperti hasil tangkapan Satnarkoba Polres Gresik selama Agustus, 17 tersangka dengan barang bukti, sabu 14,915 gram, ganja 1,260 gram, extasi 3,5 gram, dan obat keras 92 butir.

Sedangkan bulan April 2016 sebanyak 23 tersangka dari 22 kasus. Barang buktinya sabu 26 gram dan pil dobel L atau pil koplo 4.000 butir.

“Sekarang pengguna narkotika tidak memandang usia. Anak-anak kemarin juga ditangkap karena menjual pil dobel L,” imbuh Kasat Narkoba AKP Chotib Widiyanto.

Chotib menegaskan target tangkapan terjangka akan dimaksimalkan untuk mencegah korban generasi bangsa dari narkotika.

“Inilah kinerja kita. Semoga masyarakat semakin sadar tentang bahaya narkoba,” tandasnya.

Penulis: Sugiyono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved