Lifestyle
Pengguna Fanatik Apple Rela Camping Demi Jadi Pemilik Pertama iPhone 7
Di Australia misalnya, puluhan orang sudah mendirikan tenda di pusat penjualan resmi Apple di Sydney sejak Rabu (14/9/2016) waktu setempat.
Penulis: Eben Haezer Panca | Editor: Eben Haezer Panca
SURYA Online, AUSTRALIA - Kehadiran perangkat baru keluaran Apple selalu disambut meriah oleh para pengguna fanatiknya.
Tidak hanya rela menanti di depan komputer untuk menyaksikan tayangan peluncuran produk baru, mereka juga rela antre berhari-hari di pusat-pusat penjualan resmi produk Apple.
Demikian pula ketika Apple baru saja meluncurkan iPhone 7 pekan lalu, para pengguna fanatiknya rela mendirikan tenda dan menanti saat-saat penjualan mulai digelar di pusat penjualan resmi.
Di Australia misalnya, puluhan orang sudah mendirikan tenda di pusat penjualan resmi Apple di Sydney sejak Rabu (14/9/2016) waktu setempat. Padahal, penjualan iPhone 7 di kota itu sendiri baru akan dimulai Jumat (16/9/2016).
Seorang dari mereka adalah Marcus Barsoum. Remaja 16 tahun ini sudah membawa kursi dari rumah sejak Rabu dan menanti di toko Apple yang terletak di kawasan George Street.
Remaja tersebut, belum menunjukkan tanda-tanda menyerah dan akan menyingkir dari tempat tersebut sebelum iPhone 7 mulai dijual di sana.
Bahkan tidak sedikit dari mereka yang mendirikan tenda untuk tidur di malam hari. Bagi yang tidak membawa tenda, sudah cukup puas tidur di dalam kantong tidur yang sejak awal sudah mereka siapkan.
Di Australia sendiri, iPhone 7 berkapasitas 16 GB rencananya bakal dijual dengan harga 1.079 dolar Australia atau setara dengan Rp 10,6 juta. Sedangkan iPhone 7 Plus dibandrol dengan harga 1.279 dolar Australia atau setara dengan Rp 12,6 juta Rupiah.
Tentu saja, harga untuk produk yang sama dengan kapasitas memory yang lebih besar (32 GB, 128 GB, dan 256 GB), akan jauh lebih besar.
sumber : Dailymail
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/antre-iphone_20160915_195122.jpg)