Hukum Kriminal Surabaya

Duh, Remaja 16 Tahun Ini Ketagihan Sabu, Ngakunya Gara-gara Diajak Teman

Sejak kelas satu SMP, pelaku sudah mengonsumsi sabu-sabu dan kasus ini dalam tahap penyelidikan.

surya/rizki mahardi
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Takdir Mattanette memperlihatkan barang bukti dan pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu seberat 70 gram di Mapolres Tanjung Perak, Kamis (15/9/2016). 

SURYA.co.id | SURABAYA – D (16), pelajar SMP yang tinggal di Petemon Kuburan harus berurusan dengan Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak karena membawa sabu seberat 70 gram.

Ia ditangkap di rumahnya, usai mengonsumsi barang haram tersebut sendirian, Sabtu (10/9/2016).

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Takdir Mattanette mengatakan, pihaknya mendapat informasi dari warga sekitar yang resah akibat peredaran narkotika di wilayah Jalan Petemon Kuburan Surabaya.

"Berbekal informasi warga sekitar, akhirnya petugas berhasil mengamankan pelaku beserta barang buktinya," ujarnya di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Kamis (15/9/2016).

Takdir menambahkan, D sudah tiga tahun mengonsumsi sabu-sabu.

"Sejak kelas satu SMP, pelaku ini sudah mengonsumsi sabu-sabu dan kasus ini dalam tahap penyelidikan lebih lanjut lagi," imbuhnya.

Tak hanya menangkap D, polisi juga pengedar Muchamad Riyadi (34), warga Jalan Kedung Anyar Surabaya.

D sendiri mengaku mengonsumsi sabu karena sudah terbiasa diajak teman.

"Saya awal nyabu diajak sama teman, terus ketagihan beli lagi sabu," aku D di hadapan polisi.

Sedangkan Riyadi berkelit ia menjual sabu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Sekali jual sabu untung Rp 250 ribu sampai Rp 400 ribu, buat tambah-tambah uang makan," kata Riyadi.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Rizki Mahardi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved