Berita Kampus Surabaya

Ribuan Peserta Konferensi TEFLIN di Surabaya Ngobrol Pakai Bahasa Inggris

"Kami ngobrol sesama teman saja, pakai Bahasa Inggris," katanya lalu tertawa kecil.

pipit maulidiya
Suasana acara The Association for Teaching of English as a Foreign Language in Indonesia (TEFLIN), atau Asosiasi Guru dan Dosen Pendidikan Bahasa Inggris di Gedung Kampus II Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Kamis (8/9/2016). 

SURYA.co.id | SURABAYA - The Association for Teaching of English as a Foreign Language in Indonesia (TEFLIN), atau Asosiasi Guru dan Dosen Pendidikan Bahasa Inggris tampak memenuhi Gedung Kampus II Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Kamis (8/9/2016).

Ribuan peserta Konferensi Teflin ke -3 itu tampak seksama mengikuti acara.

Salah satu peserta, Wahyu Banjarjani dari Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, mengaku senang karena suasana berbahasa Inggris tercipta meski mereka adalah guru dan dosen Indonesia.

"Kami ngobrol sesama teman saja, pakai Bahasa Inggris," katanya lalu tertawa kecil.

Koordinator Kopertis Wilayah VII, Suprapto, memuji supaya perguruan tinggi lain mencontoh PGRI Adi Buana Surabaya.

"Masih banyak yang belum melakukan upaya ini, yaitu berhubungan baik dengan luar negeri. Apalagi ini bisa menghimpun 14 negara. Selain internalnya baik, internasionalnya juga baik. Diusahakan biaa mendatangkan pengajar dari luar untuk penyeimbang," katanya usai membuka acara.

Presiden TEFLIN, Joko Nurkamto menambahkan selama tiga hari ini diskusi akan diisi dengan pemaparan kreatifitas dan inovasi dalam pengajaran Bahasa Inggris, dari berbagai negara.

"Jadi nggak hanya hanya berhenti pada buku dan LKS saja. Banyak metodologi yang bisa diterapkan, karena setiap daerah ini memiliki daya serap yang berebeda," katanya.

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved