Kecelakaan Truk Tangki Pertamina

Umar Hanya Bisa Ucap Bismillah Saat Mobil Menerobos Api

"Kami bertiga di dalam mobil hanya bisa bilang bismillah, bismillah, bismillah, saat mobil masuk ke kobaran api," kata Umar.

Umar Hanya Bisa Ucap Bismillah Saat Mobil Menerobos Api
Honda Brio milik Zaenal yang berhasil menerobos kobaran api dalam kecelakaan yang melibatkan truk BBM Pertamina di Tol Sidoarjo, Kamis (8/9/2016). 

SURYA Online, SIDOARJO - Umar Mahmud (33) langsung memberi aba-aba ke Zaenal Arifin (30) agar membanting setir ke kiri begitu melihat truk tangki bermuatan bahan bakar minyak (BBM) terbakar di jalan tol Surabaya-Gempol KM 33, Kamis (8/9/2016).

"Pelan-pelan, kiri-kiri," kata Umar mengulangi ucapannya ke Zaenal ketika melihat truk tangki menabrak pembatas jalan tol dan terbakar.

Umar adalah penumpang Honda Brio warna putih bernopol L 1618 ZD yang dikemudikan Zaenal Arifin. Ia duduk di bangku penumpang bagian belakang. Mobil itu selamat dalam kecelakaan di jalan tol setelah menerobos kobaran api.

"Saya mengira tidak selamat, soalnya mobil yang saya tumpangi melaju kencang dan berada di belakang truk (tangki)," ujarnya.

Beruntung, sopir Brio, Zainal bisa cepat mengendalikan kemudi. Si sopir membanting setir ke kiri menghindari truk tangki yang oleng ke kanan dan menabrak besi pembatas jalan tol. Mobil menerobos kobaran api.

"Kami bertiga di dalam mobil hanya bisa bilang bismillah, bismillah, bismillah, saat mobil masuk ke kobaran api," kata Umar.

Mobil Brio keluar dari kobaran api dalam kondisi terbakar. Sopir segera menepikan mobil ke rumput-rumput di pinggir jalan tol. Tiga penumpang Brio keluar dan berusaha memadamkan api.

"Saya cari ranting pohon untuk memadamkan api, teman saya minta air ke truk yang berhenti di jalan tol," ujarnya.

Meski terbakar, kondisi Brio masih utuh. Yang terbakar hanya luarnya. Warna cat mobil yang awalnya putih menjadi coklat kehitam-hitaman karena bekas terbakar. Hanya bagian depan mobil yang terbuat dari plastik yang terbakar.

"Dalamnya utuh. Mobilnya juga masih bisa jalan," katanya.

Pengemudi lain, Andi Tri Wahyudiono (35) mengatakan truk tangki langsung mengeluarkan api begitu menabrak tiang jembatan. Posisi mobil Andi berada di belakang Toyota Avanza yang terbakar. Ia juga mengendarai Toyota Avanza warna hitam Nopol W 1032 RU. Ia berjarak sekitar 200 meter dari lokasi kecelakaan.

"Saya langsung berhenti. Mobil saya mundurkan. Orang tidak berani mendekat, api sangat besar," kata warga Kutisari, Surabaya, itu.

Ia melihat sopir Avanza yang terjebak di kobaran api sempat minta tolong. Tangan sopir Avanza melambai-lambai keluar. Tapi tidak ada warga yang berani mendekat karena api sangat besar.

"Ada pengemudi CRV hendak mendekati korban. Tapi balik lagi, karena api besar," ujarnya. (sha)

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved