Kecelakaan Truk Tangki Pertamina

Nur Lutfianto di Mata Teman, Erma Erawati: Lutfi Tak Pernah Ngebut di Jalan Raya

Erma yakin Lutfi tidak mengebut sebelum kecelakaan di Tol Sidoarjo KM 33 pagi tadi.

Nur Lutfianto di Mata Teman, Erma Erawati: Lutfi Tak Pernah Ngebut di Jalan Raya
foto:FB
Foto Nur Lutfianto semasa hidup. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Erma Erawati terlihat menahan tangisnya saat diminta bercerita tentang korban meninggal kecelakaan di Tol Sidoarjo, Nur Lutfianto (49).

Staf bagian keuangan di PT Teknik Umum berusaha agar air matanya tidak sampai membasahi pipinya.

Erma mengenal Lutfi sejak sekitar 15 tahun lalu. Saat itu Lutfi baru bekerja di perusahaan yang beralamat di Parang Barong 2 Surabaya. Sedangkan Erma sudah bekerja di perusahaan tersebut sejak 24 tahun lalu.

Erma jarang bertemu dengan Lutfi. Erma sering berada di kantor. Sedangkan Lutfi sering dinas di luar kota.

"Pak Lutfi pernah dinas di Kerawang. Saya lupa dimana Pak Lutfi dinas sebelum di Sukorejo," kata Erma, Selasa (8/9/2016).

Erma bertemu dengan Lutfi bila kebetulan Lutfi ke kantor atau ada acara kantor. Meskipun jarang bertemu, Erma sangat memahami karakter Lutfi. Lutfi tidak banyak bicara. Dia hanya berbicara dengan orang lain hanya seperluanya.

Erma yakin Lutfi tidak mengebut sebelum kecelakaan di Tol Sidoarjo KM 33 pagi tadi. Selama ini Lutfi tidak pernah mengebut saat mengemudikan kendaraan. Dia selalu mengemudikan kendaraan dengan kecelakaan normal.

Dia mencontohkan saat seluruh pegawai kantor berangkat bersama ke acara tertentu. Meskipun berangkat bersama dari kantor, Lutfi pasti datang paling lambat. Pegawai yang satu mobil dengan Lutfi pun tidak pernah protes terhadap sikap Lutfi ini.

"Saya benar-benar kaget mendengar informasi kecelakaan itu," tambahnya.

Seharusnya Lutfi tiba di kantor Sukorejo, Kabupaten Pasuruan pada pukul 08.00 WIB. Karena Lutfi belum datang, pegawai di Sukorejo mencoba menghubungi Lutfi. Tapi ponsel Lutfi mati. Pegawai itu langsung mengkonfirmasi ke kantor di Surabaya. Ternyata pegawai di Surabaya juga tidak tahu keberadaan Lutfi.

Tidak lama setelah mendapat informasi dari pegawai di Sukorejo, Erma mendengar kecelakaan di Tol Sidoarjo. Erma langsung menghubungi sebuah radio swasta di Surabaya untuk mengkonfirmasi nopol mobil yang terlibat dalam kecelakaan. Ternyata pihak radio belum mendapat nopol mobil Avanza tersebut.

"Polisi datang ke kantor sekitar pukul 11.00 WIB. Ternyata itu mobil kantor yang dipakai Pak Lutfi," terang Erma

Penulis: Zainuddin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved