Jumat, 24 April 2026

Peristiwa

VIDEO - Kejam! Bayi Usia 18 Hari Dilempar Dari Ketinggian 9 Meter Oleh Bibinya Sendiri

Bayi 18 hari bernama Anmol dilemparkan dari ketinggian sekitar 9 meter, dari balkon sebuah rumah sakit. Pelakunya adalah Sarita Devi, bibinya sendiri.

SURYA Online, INDIA - Bayi berumur 18 hari menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh bibinya sendiri.

Di India, tepatnya di kota Kanpur, bayi 18 hari bernama Anmol dilemparkan dari ketinggian sekitar 9 meter, dari balkon sebuah rumah sakit. Pelakunya adalah Sarita Devi, seorang perempuan yang tak lain adalah bibinya sendiri.

Ajaibnya, meski dilempar dari ketinggian, nyawa Anmol masih selamat. Walau demikian, luka di kepala dan di beberapa bagian tubuhnya cukup parah hingga menyebabkan bocah tersebut harus menjalani perawatan intensif dalam ruangan ventilator.

Bagaimana peristiwa itu bisa terjadi?

Dikutip dari timesofindia, peristiwa itu terjadi Senin (5/9/2016) pagi, waktu setempat.

Saat itu Anmol memang sedang dirawat di RS karena penyakit radang yang dideritanya.

Sarita yang merupakan sepupu ibunda Anmol, berada di sana karena dimintai tolong oleh kedua orangtua Anmol untuk menjaga bayi tersebut sementara waktu. Kebetulan saat itu kedua orangtua si bocah mesti berada di kampung halaman untuk menyelesaikan sebuah urusan.

Sekitar pukul 5 pagi, Sarita menyalakan alarm dan melaporkan bahwa keponakannya hilang dari bangsal anak. Petugas yang mencari Anmol, lalu mendengar tangisan bocah tersebut dari sebuah blok, tidak jauh dari bangsal anak.

Saat didatangi, bocah itu rupanya tersangkut di atas sebuah struktur besi yang berada sekitar sembilan meter dari balkon. Petugas yang memanjat dinding untuk menyelamatkan bocah tersebut, mendapati Anmol yang menangis, sedang dalam keadaan kritis.

Selanjutnya, polisi yang melakukan penyelidikan, memutar rekaman CCTV yang terpasang sekitar lokasi kejadian.

Saat itulah baru diketahui bahwa orang yang membawa pergi Anmol dari bangsal anak adalah bibinya sendiri, yang pagi sebelumnya menyalakan alarm dan melaporkan hilangnya Anmol.

Sebelum membawa pergi bocah tersebut dan melemparkannya dari atap, Sarita sempat membungkus badan bayi kecil ini dengan menggunakan handuk.

Berdasarkan rekaman CCTV itulah, Sarita tidak lagi bisa menyangkali perbuatannya. Dia pun mengaku telah sengaja melemparkan bocah tersebut. Dugaannya, hal itu dia lakukan karena selama ini merasa iri dengan saudaranya lantaran belum dikaruniai anak.

Sementara itu, petugas yang mengangkat Anmol dari struktur besi, mengaku heran karena bayi tersebut bisa selamat.

"Lukanya sangat parah dan dia tampak kesulitan bernafas. Mukjizat karena dia tidak terjatuh di ke lantai di bawah yang lebih jauh jaraknya dari atap," ujar petugas bernama Pankaj Katiyar tersebut.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved