Teknologi

Bus Tanpa Pengemudi Pertama di Dunia Mulai Beroperasi di Perancis

Bus tanpa awak pertama di dunia mulai dioperasikan untuk penumpang umum di Lyon, Perancis, akhir pekan ini.

JEAN-PHILIPPE KSIAZEK/AFP/GETTY
Bus tanpa pengemudi pertama di dunia yang mulai beroperasi di Perancis. 

SURYA CO.ID - Bus tanpa awak pertama di dunia mulai dioperasikan untuk penumpang umum di Lyon, Perancis, akhir pekan ini.

Dua bus dengan kapasitas masing-masing 15 penumpang tersebut dioperasikan untuk melayani rute perjalanan yang berjarak 10 menit dengan kecepatan 10 kilometer perjam. Sepanjang rute tersebut, bus berhenti di lima pemberhentian.

Dikutip dari telegraph, kendaraan ini sebelumnya sudah diuji, namun tanpa penumpang di dalamnya. Pengujian itu, selain dilakukan di Perancis, juga dilakukan di Swiss.

Christophe Sapet, direktur eksekutif Navya Company yang mendesain bus, mengatakan bahwa bus tersebut telah dilengkapi dengan pelacak.

"Pelacak ini memungkinkan kami untuk tahu secara persis keberadaan bis dan mendeteksi segala sesuatu yang terjadi di sekelilingnya. Dengan demikian kami bisa juga bisa mengendalikannya untuk menghindari tabrakan." ujar Sapet.

Walau demikian, bus ini tidak dirancang untuk bermanuver di rute lalu lintas lain, seperti di sekitar jalur trem.

"Teknologi dan peraturan yang ada saat ini, belum memungkinkan kendaraan ini melintas di jalan yang padat mobil atau lalu lintas lainnya," ujar Jean-Pierre Farandou, perwakilan Keolis Transport Group yang dipercaya untuk mengoperasikan layanan bus tersebut.

Setiap bus yang dilengkapi dengan laser, kamera, dan sistem elektrik tersebut dibuat dengan biaya sekitar 170.000 Poundsterling atau sekitar Rp 2,98 miliar. Navya Company sendiri sudah mendapat pemesanan sebanyak 30 unit bus dan sedang berencana pula untuk mengembangkan bus berukuran lebih besar yang dapat mengangkut 20 penumpang.

"Setelah itu, langkah kami selanjutnya adalah mengembangkan mobil-mobil tanpa pengemudi. Dengan demikian kami bisa bersaing dengan Google maupun Uber yang sudah mengoperasikan mobil tanpa pengemudi," sambung Sapet.

sumber : Telegraph

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved