Lifestyle
Tidak Semua Kandungan dalam Pasta Gigi Berkhasiat, Perhatikan Tips Berikut Ini!
Jika bentuknya kalsium nano, fluoride dapat meresap dan memberikan manfaat setelah menggosok gigi.
Penulis: Neneng Uswatun Hasanah | Editor: Musahadah
SURYA.co.id | SURABAYA – Saat ini, kandungan pasta gigi sangatlah beragam. Belum lagi tambahan rasa-rasa untuk menarik perhatian pembeli.
Sebenarnya tidak semua kandungan tersebut berkhasiat untuk kesehatan gigi dan gusi seperti yang dipromosikan.
Menurut drg Weenie Suryaningsih, kandungan pasta gigi yang terpenting adalah senyawa fluoride.
Fluoride berfungsi untuk menguatkan gigi dan menghilangkan plak dalam jumlah kandungan yang wajar.
Senyawa fluoride terdapat di alam antara lain berupa sodium fluoride, calcium fluoride, ammonium fluoride, dan magnesium fluoride.
Ukuran senyawa fluoride yang terkandung juga mempengaruhi hasil akhir pada gigi.
Jika bentuknya kalsium nano, fluoride dapat meresap dan memberikan manfaat setelah menggosok gigi.
“Sebaliknya jika partikelnya berukuran lebih besar maka akan percuma karena tidak akan bisa terserap,” ujar drg Weenie.
Kandungan lain yang biasa terdapat pada pasta gigi adalah herbal. Herbal biasanya terdapat pada pasta gigi untuk menggantikan deterjen.
“Biasanya ada orang yang mengalami iritasi karena adanya kandungan deterjen dalam pasta gigi sehingga produsen menggantinya dengan herbal,” lanjutnya. Selain itu ada antiseptik untuk penghilang bakteri pada mulut.
Pembeli harus cermat dalam memilih pasta gigi sesuai peruntukannya. Untuk penderita gigi sensitif misalnya, sebaiknya memperhatikan adanya kandungan mineral HAP dalam pasta gigi yang akan digunakan.
Mineral HAP adalah mineral yang sama dengan mineral pembentuk gigi dan berfungsi untuk menutup lubang pori dentin (lapisan di bawah enamel) yang terekspos.
Dentin adalah bagian berpori dan berfungsi meneruskan rangsangan ke saraf, sehingga jika dentin terekspos dan terkena makanan atau minuman secara langsung akan terasa nyeri dan linu.
Melindungi dentin dengan mineral HAP akan mengurangi kemungkinan rangsangan langsung mengenainya.
Kandungan lain yang penting untuk pasta gigi sensitif adalah Potassiun citrate yang menenangkan serabut syaraf dalam gigi dan bersinergi dengan mineral HAP.
Fluoride juga penting terkandung di dalamnya karena akan bersinergi dengan mineral HAP dan menguatkan email gigi terhadap erosi karena asam dan penyebab lain gigi sensitif.
Fluoride dan mineral HAP juga membantu memperbaiki gigi dan melindungi gigi agar tidak berlubang.
Sedangkan untuk mencegah dan menghilangkan karang gigi, drg Weenie mengatakan, tidak bisa dilakukan hanya dengan menggosok gigi.
Karang gigi merupakan akumulasi makanan yang bercampur dengan ludah sehingga menjadi keras.
“Derajat keasaman (pH) air liur kita adalah normal, jika pHnya basa karena akumulasi makanan maka akan membentuk karang,” jelasnya.
Karang gigi terbentuk secara perlahan dan tidak bisa dihilangkan dengan menggosok gigi saja dan harus dengan penanganan dokter gigi.
Pencegahannya, lanjut drg Weenie, adalah dengan rajin menggosok gigi hingga ke sela-sela gusi setelah makan sehingga tidak ada lagi sisa makanan yang akan membentuk karang gigi.
“Karang gigi yang menumpuk dapat mengakibatkan bau napas tidak sedap dan memicu pertumbuhan bakteri pada gigi sehingga akan membuat seseorang rentan mengalami sakit gigi,” tutup Weenie.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/ilustrasi-pasta-gigi_20160903_083753.jpg)