Berita Sidoarjo

Dua Pemerkosa Gadis 15 Tahun di Sidoarjo Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

#SIDOARJO - Setelah hamil, keluarga NR diusir oknum warga setempat. Namun, satu warga yang peduli berkenan memberikan tempat tinggal di bekas kandang.

Dua Pemerkosa Gadis 15 Tahun di Sidoarjo Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara
irwan
Dua terdakwa pemerkosa Sokeh (46) dan Udin (21) mulai disidang di Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo, Rabu (31/8/2016). 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Dua terdakwa pemerkosa Sokeh (46) dan Udin (21) mulai disidang di Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo, Rabu (31/8/2016).

Mereka didakwa memerkosa NR (15), remaja asal Dusun Jangan Asem, Desa Trompoasri, Jabon

Pada sidang perdana ini, Sokeh dan Udin dijerat pasla yang ancam hukumannya maksimal 15 tahun penjara. 

Sekitar pukul 11.30 WIB, kedua pelaku tiba dari Lapas Sidoarjo. Keduanya langsung masuk ke Ruang Sari PN Sidoarjo untuk menjalani sidang secara tertutup.

Memakai kopyah, kedua pelaku menjalani sidang secara bergiliran. Namun, dakwaan pasal yang dibacakan jaksa Luvy Indriastuti tetap sama terhadap dua terdakwa yang merupakan tetangga NR ini.

"Kedua terdakwa kami tuntut dengan Pasal 81 Ayat 1 dan 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2014, Perubahan dari UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara," kata Luvy singkat.

Baik Sokeh maupun Udin sama sekali tak berkomentar terhadap dakwaan tersebut. Bahkan ketika sidang usai, keduanya terburu-buru masuk ke mobil tahanan untuk segera kembali ke Lapas Sidoarjo.

Kasi Pidum Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo, I Wayan Sumertayasa, menambahkan dalam pemeriksaan kedua terdakwa sempat memberikan keterangan yang berbeda dengan laporan korban.

Terdakwa menyatakan digoda NR hingga akhirnya terpicu untuk melakukan hubungan badan atas dasar saling suka.

Menurut Sumertayasa, adalah hak terdakwa untuk memberikan keterangan. Namun, pihaknya telah memiliki alat bukti ketika memutuskan mendakwa terdakwa dengan hukuman berat.

"Tinggal dibuktikan saja di persidangan," imbuh Sumertayasa.

Pemerkosaan terhadap NR dilakukam Sokeh dan Udim pada Agustus 2015 lalu. Berdasarkan laporan ibu korban, NR diperkosa berkali-kali hingga akhirnya hamil.

Setelah diketahui hamil, keluarga NR diusir oknum warga setempat. Namun, satu warga yang peduli berkenan memberikan tempat tinggal di bekas kandang bebek.

Kasus NR ini sempat menjadi perhatian Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawangsa, yang memberikan atensi khusus.

Saat ini, kondisi NR sudah melahirkan anak laki-laki dan tinggal di Liponsos Dinsos Sidoarjo.

Penulis: Irwan Syairwan
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved