Berita Surabaya

Dengan Alasan ini, Jatah 1.000 Liter Per Detik Air Umbulan akan Dialirkan ke Surabaya Barat

“Kemungkinan besar, kami akan mengutamakan Surabaya barat,” kata Direktur Operasional PDAM Surya Sembada Tatur Jauhari.

Dengan Alasan ini, Jatah 1.000 Liter Per Detik Air Umbulan akan Dialirkan ke Surabaya Barat
foto:istimewa
PROSES - Sumber mata air umbulan di Pasuruan masih dalam pengerjaan, dan ditarget selesai akhir 2018 

SURYA.co.id | SURABAYA - Direktur Operasional PDAM Surya Sembada Tatur Jauhari mengatakan, Kota Surabaya akan mendapatkan jatah 1.000 liter per detik dari jaringan pipa air minum dari sumber mata air umbulan di Pasuruan.

Untuk itu, ia mengaku pihaknya sedang menentukan sasaran kawasan yang akan mendapatkan aliran air umbulan ini.

“Kemungkinan besar, kami akan mengutamakan Surabaya barat,” katanya.

Dia menjelaskan, alasannya karena secara teknis pembangunan instalasi lebih mudah untuk alur Surabaya barat. Ia khawatir, jika instalasi ada di tengah kota menuju timur, akan semakin menelan biaya yang besar.

“Meskipun semua biaya ditanggung investor yang ditentukan pusat, kami tetap akan berupaya untuk meminimalisir pengeluaran besar, namun tidak maksimal,” jelasnya.

Selain itu, kata Tatur, khawatirnya jika instalasi akan dilewatkan tengah kota justru merusak jaringan utilitas atau system drainase yang sudah ada. Ia tidak ingin, proyek penyaluran air umbulan ini akan berdampak negatif bagi infrastruktur yang ada.

"Untuk wilayah tengah, selatan ,timur, dan kota, kemungkinan besar kami akan tetap mengandalkan air bersih hasil pengolahan dua IPAM (Instalasi Pengolahan Air Minum) di Karangpilang III serta Ngagel. Debit air dari dua IPAM ini 10.000 liter per detik," terangnya.

Dia menjelaskan, nantinya, dari jatah 1.000 liter per detik itu, pihaknya akan mendapatkan pasokan 500 liter per detik di awal tahun 2019.

Sisannya, bulan Juli pasokan 500 liter per detik baru bisa dialirkan ke Surabaya barat. Jaringan pipa air rencananya akan terhubung dengan lima kabupaten ini yakni Pasuruan, Kota Pasuruan, Sidoarjo, Kota Surabaya, dan Gresik ini akan dikerjakan tahun ini dan ditarget selesai 2018.

“Sebenarnya kurang sih, tapi hanya itu jatah kami. Akan kami maksimalkan jatah air umbulan tersebut,” tandasnya.

Sumber mata air Umbulan ini menjadi salah satu alternatif di bisnis air minum. Alasannya, tidak jauh dengan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan. Pemerintah pusat melalui Pemprov Jatim akan mendistribusikan ke lintas daerah.

Rinciannya, Kota Surabaya 1000 liter per detik, Kabupaten Pasuruan 410 liter per detik, Kota Pasuruan 110 liter per detik, Kabupaten Sidoarjo 1200 liter per detik, dan Kabupaten Gresik 1000 liter per detik.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved