Breaking News:

Jawa Timur Jadi Juara Umum Kejurnas Panjat Tebing Kelompok Umur XI

"Kami bersyukur dapat mempertahankan gelar juara umur sekaligus dapat menjadi juara bertahan selama empat kali berturut-turut," ujar Gugus Eka, sekert

Penulis: Fitra Ariestianto | Editor: Yoni
surya/Fitra herdiana
Pemenang Kategori Speed WR Youth B Putra, Jawa Timur Mendapatkan 2 Medali. Jasmico Pamumade emas, Febrian Bimantara Perak dan Febrio Florensius Perunggu asal Kalimantan Utara. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Jawa Timur resmi keluar sebagai juara umum di kerjurnas panjat tebing kelompok umur dibawah tujuh belas tahun yang berlangsung di Bangka Tengah, mulai 23 - 28 Agustus 2016.

Selama lima hari disana, kontingen Jawa Timur mampu meraih total 31 medali. Masing-masing medali tersebut adalah, 13 medali emas, 10 medali perak dan delapan medali perunggu.

Dengan torehan prestasi ini, Jawa Timur sekaligus dapat mempertahankan empat kali juara bertahan pada setiap kerjurnas kelompok umur sebelas tahun ini.

"Kami bersyukur dapat mempertahankan gelar juara umur sekaligus dapat menjadi juara bertahan selama empat kali berturut-turut," ujar Gugus Eka, sekertaris Federasi Panjat Tebing Indonesia, (FPTI) Jawa Timur, kepada (TRIBUNnews.com Network). Senin (29/8/2016).

Gugus Eka menambahkan, kemenangan pada kejurnas ini sekaligus dijadikan sebagai barometer pelatih, kepada para atletnya pada ajang yang lebih tinggi lagi.

Target dari FPTI, Jawa Timur adalah mengikut sertakan para atletnya dalam ajang PON remaja tahun depan, di Jawa Tengah.

"Semoga anak-anak dengan perolehan medali ini semakin semangat berlatih dan semakin matang baik teknik dan fisik menjelang PON remaja nanti," imbuhnya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Tim pelatih hanya mengevaluasi dari hasil kerjurnas kemarin. Beberapa catatan evaluasi tersebut antara lain, pada kategori youth A dan youth B ternyata mempunyai kemampuan yang hampir sama dengan Jawa Timur.

Pada kategori ini para atlet memiliki umur rata-rata 13 hingga 15 tahun. Jawa Timur pun mewaspadai keunggulan dari lawan terberatnya kemarin yakni DKI Jakarta.

"Semua lawan jelas perlu diwaspadai, namun DKI Jakarta punya skill yang jauh diatas kontingen daerah yang lain. Maka dari itu kami perlu waspada, dan mempersiapkan atlet lebih baik lagi," papar Gugus Eka lagi kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Gugus Eka berharap, agar para atlet tak terlalu over confidence dengan hasil yang didapatkan, karena hal mampu membuat atlet tak disiplin dalam latihan.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved