Berita Futsal

Pemain Rajawali FC Masih Belum Mampu Redam Emosi, Pelatih : Mereka Mudah Terprovokasi Lawan

Saya sebagai pelatih hanya mampu untuk mengingatkannya, semuanya kembali lagi kepada pemain

surya/fitra herdian
Rajawali FC saat menghadapi Buana Mas di Gol Futsal Mangga Dua Surabaya, Minggu (28/8/2016). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Banyaknya pelanggaran yang dilakukan pemain Rajawali FC saat menghadapi Buana Mas di Gool Futsal Mangga Dua Surabaya, Minggu (28/8/2016) menjadi catatan penting bagi pelatih Devit Prisma.

Devit Prisma menyebut, sebenarnya banyak kesempatan yang didapat oleh timnya tanpa perlu melakukan pelanggaran.

"Anak-anak melakukan pelanggaran yang tidak perlu, seperti protes ke wasit berlebihan kemudian terprovokasi pemain lawan," ujar Devit kepada SURYA.co.id, Minggu (28/8)/2016.

Tim Rajawali melakukan empat kali pelanggaran yang berbuah kartu kuning, beda tipis dengan Buana Mas yang melakukan tiga pelanggaran.

Devit selalu mengingatkan pemain agar tidak gampang terprovokasi selama pertandingan berlangsung. Sehingga track record pelanggaran yang diterima tim tidak semakin bertambah.

"Saya sebagai pelatih hanya mampu untuk mengingatkannya, semuanya kembali lagi kepada pemain. Mereka pasti tahu jika pelanggaran itu merugikan tim, pasti mereka mengerti," lanjut Devit.

Devit berharap jika pemain sudah dapat mengontrol emosi, permainan pun menjadi semakin baik dan kompak. Selain itu target untuk main optimal dan dapat menang pada setiap pertandingan pun dapat terwujud.

"Selain itu pertandingan sudah menyisahkan dua kali lagi, jika teman-teman bermain disiplin hasil maksimal dapat kita peroleh," pungkas Devit.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved